Liga Champions

3 Alasan Inter Milan Bisa Juara Liga Champions 2024/2025, Nerazurri Kejar Trofi keempat

Setelah memenangkan Piala Dunia 2022 dan Copa America 2021 dan 2024 bersama Argentina, Liga Champions tetap menjadi ambisi terbaru Lautaro. 

(UEFA.com)
SELEBRASI INZAGHI - Selebrasi pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi setelah mengalahkan Barcelona pada leg kedua babak semifinal Liga Champions di Giuseppe Meazza Stadium, Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. (UEFA.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Inter Milan memiliki sederet faktor yang bisa menjuarai Liga Champions 2024-2025 saat bertemu PSG di partai final akhir pekan ini.

Setidaknya ada tiga alasan Inter Milan sabet gelar Liga Champions.

Laga PSG vs Inter Milan di final Liga Champions pada Minggu, 1 Juni 2025 pukul 02.00 WIB.

Inter Milan mengejar trofi Liga Champions keempat mereka dalam sejarah mereka, karena mereka memenangkan turnamen tersebut pada tahun 1964, 1965, dan terakhir pada tahun 2010 di bawah manajer Jose Mourinho, ketika Nerazzurri juga memenangkan treble.

Sejak itu, mereka hanya mencapai final satu kali, dua tahun lalu pada tahun 2023, ketika tim Simone Inzaghi kalah dari Manchester City di final Istanbul dengan gol yang dicetak oleh gelandang Spanyol Rodri.

Baca juga: 4 Pemain Abroad Timnas Indonesia Ganti Klub Musim 2025-26, Struick hingga Thom Haye Siap Pindah

Dua tahun kemudian, Inter kembali ke final dan mereka akan menghadapi PSG asuhan Luis Enrique, yang memainkan final Liga Champions kedua mereka, setelah kalah pada edisi 2020 dari Bayern Munich, karena raksasa Prancis itu belum mengangkat trofi Liga Champions pertama mereka dalam sejarah mereka. 

Mengapa Inter Milan akan memenangkan Liga Champions?

Dikutip dari laman cbssports, berikut 3 alasannya:

1. Meningkatnya pengalaman Eropa 

 Inter lolos ke final Liga Champions 2025 dengan pola pikir yang berbeda dan lebih banyak pengalaman di Eropa dibandingkan dengan final 2023.

Nerazzurri berhasil finis di delapan besar di fase liga, lalu menyingkirkan Feyenoord dan Bayern Munich sebelum menang melawan Barcelona di semifinal.

Saat Inter Milan menghadapi Manchester City asuhan Pep Guardiola pada 2023, rasanya seperti pencapaian yang ajaib, tetapi Inter sekarang lebih percaya diri, dibangun melalui kemajuan yang konsisten selama bertahun-tahun sejak Inzaghi bergabung dengan Inter pada 2021. 

Baca juga: Gelandang China Yang Mingyang Anggap Remeh Timnas Indonesia, Mingyang Pernah Perkuat Timnas Swiss

2. Lautaro Martinez di masa keemasannya

Lautaro Martinez dari Inter terbukti menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia musim ini dan meningkat drastis sejak final 2023, menjadi sosok yang jauh lebih penting dalam tim, di mana ia sekarang menjadi kapten.

SELEBRASI LAUTARO MARTINEZ - Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez mencetak hattrick saat melawan AS Monaco di Liga Champions 2024-20265. Hattrick Lautaro Martinez resmi menjadikannya raja gol baru Inter Milan sepanjang masa di Liga Champions.
SELEBRASI LAUTARO MARTINEZ - Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez mencetak hattrick saat melawan AS Monaco di Liga Champions 2024-20265. Hattrick Lautaro Martinez resmi menjadikannya raja gol baru Inter Milan sepanjang masa di Liga Champions. ((Twitter/Inter Milan))

Pemain Argentina, jantung Nerazzurri, melakukan comeback luar biasa setelah cedera otot yang dideritanya di Barcelona untuk kembali pada leg kedua yang krusial di San Siro, menunjukkan hasrat terbesarnya untuk mengangkat trofi Liga Champions.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved