Medan Terkini
Atlet Panjat Tebing Sumut Glenn Bakrie Finis di Posisi 44 IFSC World Cup, Kini Evaluasi Penampilan
Rock climber Sumatra Utara (Sumut), Glenn Bakrie melakukan evaluasi terhadap penampilannya di Kejuaraan International Federation.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Rock climber Sumatra Utara (Sumut), Glenn Bakrie melakukan evaluasi terhadap penampilannya di Kejuaraan International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup yang berlangsung di Bali, 2-4 Mei 2025 lalu.
Dalam kejuaraan itu, Glenn finis di peringkat ke-44 dari 66 kontestan, dengan catatan waktu 5,726 detik di kategori Speed World Record.
Memang hasil ini masih jauh dari target yang diapungkan sejak awal. Namun, secara pribadi Glenn merasa cukup puas dengan hasil itu, terutama melihat persiapan dirinya yang sangat minim menatap kejuaraan tersebut.
"Dengan waktu segitu dikancah dunia masih jauh memang. Tapi untuk hasil pribadi puas lah dengan persiapan hanya 2 minggu, walaupun waktunya masih terlalu jauh," kata peraih medali emas di kategori speed relay putra di PON XXI Aceh-Sumut 2024 itu.
Bahkan katanya, hasil ini pun membuat dirinya semakin termotivasi untuk mengasah kemampuannya. Mengingat, hasil pada kejuaraan dunia ini, masih jauh dari peformanya ketika tampil di PON Aceh-Sumut 2024 lalu.
Pada PON XXI, Glenn yang tampil di Speed Relay Putra bersama Inzaghi Sitorus, dan Rian Gordon berhasil mencatatkan waktu 16,702 detik. Hasil itu bahkan berhasil mengalahkan kontestan Kalimantan Barat yang diperkuat Veddriq Leonardo.
"Tapi karena selesai world cup ini, jadi motivasi latihan membara lagi, setelah awalnya agak redup usai PON kemarin," ucap pria yang juga berprofesi Guru di sekolah Gajah Mada Medan.
Lebih lanjut, Glenn menuturkan banyak evaluasi yang harus segera dilakukan pasca penampilan di IFSC World Cup tersebut. Hal ini demi mempersiapkan dirinya jika kembali dipanggil ke Timnas, maupun menatap Kejuaraan yang akan datang.
"Karena untuk persiapan kami tidak terlalu panjang,tapi bisa mengeluarkan waktu itu sudah memuaskan. Tapi yang perlu kami evaluasi usai world cup ini mungkin jangan berhenti berlatih, walaupun tidak ada pembinaan," ucapnya.
Ia berharap peforma ketika di PON XXI bisa kembali lagi, sehingga bisa bersaing dengan kompetitor di Indonesia maupun di kancah Internasional.
"Jadi berharap kedepannya berlatih bagaimana bisa membalikkan peforma di PON," pungkasnya.
Seperti diketahui, ada dua rock klimber Sumut di panggil mengikuti kejuaraan International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup tersebut.
Glenn dan Rian Gordon Sitorus dipercaya tampil mewakili Indonesia di nomor Speed World Record.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Diancam Parang dalam Angkot di Medan, Dua Penumpang Wanita Nekat Melompat dan Satu Tak Sadarkan Diri |
|
|---|
| Dewa 19 Bakal Guncang Medan di Melofest Vol. 2, Baladewa Antusias Nantikan Konser |
|
|---|
| Sedot Anggaran Rp1,6 Miliar, Wali Kota Medan Rico Waas Soroti Venue MTQ ke-59 Medan Masih Berlumpur |
|
|---|
| Diduga Mencuri Buah Matoa, Seorang Pria di Medan Labuhan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Hindari Lubang, Truk Tronton Hantam Mobil Mercy hingga Ringsek di Jalan Setia Budi Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemanjat-tebing-Sumut-Glenn-Bakrie-kanan-saat-tampil-di-Kejuaraan-International.jpg)