Kualifikasi Piala Dunia 2026

RESMI Pelatih Brasil Dipecat Usai Dibantai Argentina di Kualifikasi Piala Dunia

Kekalahan menyakitkan Brasil atas Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBO berujung pada pemecatan sang pelatih.

|
Editor: Salomo Tarigan
ARSIP Robyn Beck/AFP
PELATIH BRASIL DIPECAT: Pelatih timnas Brasil, Dorival Junior (kiri) di laga perempat final Copa America 2024, (6/7/2024). Brasil dikalahkan Uruguay dalam adu penalti. Dorival dipecat usai dikalahkan Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBO, Rabu (26/3/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kekalahan menyakitkan Brasil atas Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBO berujung pada pemecatan sang pelatih.

Pelatih Brasil Dorival Junior, resmi dipecat usai dibantai Tim Tango 4-1.

Timnas Brasil resmi membebastugaskan pelatih kepala mereka, Dorival Junior, menyusul kekalahan telak dari seteru abadinya, Timnas Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL.

Kekalahan memalukan Brasil dari Argentina tersebut terjadi di Stadion Monumental, Rabu (26/3/2025).

Argentina berhasil menang telak 4-1 atas Tim Samba kendati tidak diperkuat oleh kapten mereka, Lionel Messi.

Lewat kemenangan besar itu Tim Tango juga memastikan kelolosan otomatis mereka ke Piala Dunia 2026.

Adapun PSSI-nya Brasil, CBF, mengumumkan pemecatan Dorival Junior melalui laman resmi mereka.

"Konfederasi Sepak Bola Brasil mengumumkan bahwa pelatih Dorival Júnior tidak akan lagi bertugas di Tim Nasional Brasil," bunyi pernyataan resmi dari CBF.

"Dewan berterima kasih kepada pelatih profesional tersebut dan mendoakannya agar sukses dalam kariernya selanjutnya."

 "Mulai sekarang, CBF akan berupaya mencari penggantinya," tulis pihak CBF.

Dorival, yang bertanggung jawab penuh atas penampilan buruk timnya, semula tetap yakin bahwa ia bisa membalikkan keadaan Raphinha dkk.

Pasalnya, posisi Timnas Brasil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL masih tertahan di peringkat keempat.

Namun, pertemuan antara presiden CBF, Ednaldo Rodrigues dan Dorival, pada Jumat (28/3/2025), keputusan mutlak diambil dengan kesepakatan berpisah.

Dorival sendiri meninggalkan tim nasional dengan rekor tujuh kemenangan, tujuh seri dan dua kekalahan dari 16 pertandingan yang dipimpinnya.

Ia pun meninggalkan Tim Samba dengan kondisi belum adanya garansi lolos ke Amerika Utara tahun depan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved