Liga Champions

Selain AC Milan, Atalanta Ikut Tersingkir dari Liga Champions, Lookman Gagal Eksekusi Penalti

Selain AC Milan, tim Italia lainnya Atalanta ikut tersingkir dari ajang Liga Champions.

Editor: Salomo Tarigan
DOK Twitter/Serie A.
DUEL ATALANTA: Momen laga Atalanta vs AC Milan di pekan ke-15 Liga Italia 2024-2025. ATalata menang 2-1. Pada laga play-off babak 16 besar Liga Champions Rabu (19/2/2025) dini hari WIB, Atalanta ditaklukkan klub Belgia Club Brugge 

TRIBUN-MEDAN.com - Selain AC Milan, tim Italia lainnya Atalanta ikut tersingkir dari ajang Liga Champions.

Atalanta ditaklukkan klub Belgia Club Brugge pada laga play-off babak 16 besar Liga Champions Raabu (19/2/2025) dini hari WIB.

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya tersingkir.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Asia 2025: Timnas U20 Indonesia vs Yaman Malam Ini

 Atalanta, kalah 1-3 saat menjamu Club Brugge (Belgia) di Stadion Atleti Azzurri d'Italia.

Tiga gol Club Brugge dicetak oleh Chemsdine Talbi (3', 27') dan Ferran Jutgla (45+3'). Atalanta hanya membalas melalui Ademola Lookman (46'). 

Atalanta dipastikan tersingkir dari Liga Champions di babak play-off 16 besar dengan kalah agregat akhir 2-5. 

Baca juga: SKOR AKHIR Bayern Munchen vs Celtic 1-1, Munchen Lolos 16 Besar Hadapi Leverkusen atau Atletico

Kekecewaan allenatore Atalanta, Gasperini bak tertolong lagi.

Pelatih asal Italia ini mencari kambing hitam atas tersingkirnya klub berjuluk La Dea itu.

Gasperini mengeluh karena pertandingan di kompetisi ini ditentukan oleh momen dan insiden kecil yang bisa mengubah jalannya laga. 

 

Baca juga: Cristiano Ronaldo Diminta Balik ke Manchester United, Jadi Mentor Lini Depan


“Liga Champions adalah kompetisi yang sangat ditentukan oleh momen-momen kecil,” ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia setelah pertandingan, dilansir Football Italia.

“Kami kebobolan gol pertama dengan sangat cepat, lalu kembali kemasukan hanya beberapa saat setelah bola membentur mistar. Mereka benar-benar memanfaatkan setiap peluang yang ada, sementara kami menciptakan lebih banyak kesempatan tetapi tidak cukup klinis," sambung pelatih asal Negeri Pizza.


Gasperini menyoroti betapa detail kecil bisa mengubah jalannya laga.

“Kami menciptakan banyak peluang, gagal mengeksekusi penalti, dan ada satu penyelamatan di garis gawang. Jika salah satu momen itu berubah, mungkin hasilnya bisa berbeda,” kata dia.

Salah satu momen krusial yang disoroti Gasperini adalah kegagalan Ademola Lookman dalam mengeksekusi penalti pada menit ke-61.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved