Liga Champions

AC Milan Tersingkir dari Liga Champions, Ibrahimovic Minta Rossoneri Ngaca

Mantan kapten timnas Swedia itu pun meminta Joao Felix dkk untuk instrospeksi diri.

Gabriel Bouys/AFP
Zlatan Ibrahimovic selaku dewan penasihat klub AC Milan 

TRIBUN-MEDAN.com - Zlatan Ibrahimovic selaku dewan penasihat klub AC Milan, meminta Rossoneri ngaca setelah tersingkir dari Liga Champions 2024-2025.

AC Milan harus memupus harapan untuk melaju ke babak 16 besar akibat dijegal Feyenoord.

Mereka gugur setelah ditahan imbang 1-1 oleh sang wakil Belanda pada leg kedua play-off di San Siro, Selasa (18/2/2025) atau Rabu dini hari WIB.

Padahal Milan unggul lebih dulu berkat gol cepat Santiago Gimenez saat laga baru berjalan satu menit.

Dalam situasi memimpin, Milan justru kehilangan Theo Hernandez yang diganjar kartu merah pada menit ke-51.

Baca juga: Prediksi Skor Real Madrid vs Man City Leg 2, Ancelotti Mau Mengulang, Pep Mau Tampil Sempurna

Tim tuan rumah semakin kesulitan lantaran kalah jumlah pemain.

Akhirnya gawang kawalan Mike Maignan dijebol Julian Caranza pada babak kedua sehingga skor jadi sama kuat.

Hasil seri di kandang sendiri membuat Milan tersingkir dengan kekalahan agregat 1-2.

Menurut Ibrahimovic, kekalahan Milan tak lepas dari kesalahan sendiri.

Mantan kapten timnas Swedia itu pun meminta Joao Felix dkk untuk instrospeksi diri.

TANDUKAN GIMENEZ - Aksi penyerang AC MIlan, Santiago Gimenez mencetak gol gawang Feyenoord pada pertandingan leg kedua babak play-off Liga Champions di San Siro, Rabu (19/2/2025) dini hari WIB. AC Milan gagal lolos ke 16 besar setelah takluk dari Feyenoord dengan agregat 1-2. (acmilan.com)
TANDUKAN GIMENEZ - Aksi penyerang AC MIlan, Santiago Gimenez mencetak gol gawang Feyenoord pada pertandingan leg kedua babak play-off Liga Champions di San Siro, Rabu (19/2/2025) dini hari WIB. AC Milan gagal lolos ke 16 besar setelah takluk dari Feyenoord dengan agregat 1-2. (acmilan.com) ((acmilan.com))

Baca juga: Anak Medan Ini Terbang ke Kupang NTT, Berharap Bertemu Cristiano Ronaldo

"Kami marah terhadap diri sendiri, tim lawan lebih kuat dibanding kami," kata Ibrahimovic seperti dikutip dari Football Italia.

"Kami tidak marah terhadap wasit, ini kesalahan kami, tak boleh ada alasan dan keluhan."

“Saya pikir harus bercermin dan menyadari kesalahan untuk memperbaiki diri dan melangkah maju," ujar dia.

Lebih lanjut, Ibrahimovic mengkritik keputusan wasit untuk memberi kartu merah terhadap Theo.

“Ada kurangnya kedewasaan, tetapi wasitnya keras. Simulasi dalam pertandingan seperti ini setidaknya memberi peringatan," tutur Ibra.

Baca juga: Real Madrid vs Manchester City Siapa Menang? Ruediger Main di Duel Hidup Mati Liga Champions

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved