Pemkab Deliserdang dan USAID IUWASH Komitmen Wujudkan Peningkatan Akses Air Minum dan Sanitasi Aman

Asisten II berharap kunjungan USAID Indonesia tersebut menjadi komitmen dan tekad dalam mewujudkan pencapaian pembangunan perumahan dan permukiman air

|
Editor: Muhammad Tazli
Tribun Medan/ IST
Penjabat (Pj) Bupati Deliserdang, Ir Wiriya Alrahman MM diwakili Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, H Khoirum Rijal ST MAP menghadiri kunjungan USAID Indonesia ke Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Senin (9/12/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Penjabat (Pj) Bupati Deliserdang, Ir Wiriya Alrahman MM diwakili Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, H Khoirum Rijal ST MAP menghadiri kunjungan USAID Indonesia ke Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Senin (9/12/2024).


Asisten II berharap kunjungan USAID Indonesia tersebut menjadi komitmen dan tekad dalam mewujudkan pencapaian pembangunan perumahan dan permukiman air minum dan sanitasi di Kabupaten Deliserdang, khususnya dalam menuju peningkatan akses air minum dan sanitasi aman sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Deliserdang.


"Kita ketahui kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang dengan  USAID IUWASH Tangguh di bidang air minum, sanitasi dan pengolahan sumber daya air telah berjalan baik. Program USAID IUWASH Tangguh telah memberi bantuan teknis yang ditargetkan di empat desa percontohan (hotspot), yakni Sukamandi Hilir dan Hulu, Emplasmen Kualanamu dan Beringin. Di Kabupaten Deliserdang sendiri terdapat 380 desa dan 14 kelurahan yang tersebar di 22 kecamatan. Tentunya diharapkan bisa mereplikasi kegiatan yang menunjang peningkatan akses air minum dan sanitasi aman ini," harap Asisten II.


USAID IUWASH Tangguh secara aktif telah mendukung pemerintah desa dalam meningkatkan akses terhadap air dan sanitasi yang dikelola secara aman untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya air dan lingkungan hidup. Secara khusus juga telah dilaksanakan program pendampingan melalui pengembangan peraturan konservasi air dan lingkungan hidup yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat. 


Program tersebut bertujuan untuk memastikan pengelolaan air yang berkelanjutan skala desa. Diharapkan, dengan dibangunnya infrastruktur yang ada membuat masyarakat bisa mengoperasikan dan memeliharanya untuk kebermanfaatan yang berkelanjutan, seperti spam komunal, ipal komunal maupun tangki septik.

Baca juga: Sinergi Polri Bersama Masyarakat, Korban Longsor Desa Martelu Deliserdang Dievakuasi


Desa Emplasmen Kualanamu sendiri memiliki  penduduk sebesar 2.434 jiwa dan akses air minum sebanyak 387 rumah tangga dengan menggunakan sumur gali dan sumur bor serta mata air. Selain itu, ada 167 rumah tangga yang terhubung dengan spam komunal dan 10 rumah tangga menggunakan akses PDAM. 


Untuk akses sanitasi, hampir seluruh rumah tangga telah dilengkapi dengan tangki septik. Hanya saja, belum pernah dilakukan penyedotan serta sebanyak 67 rumah tangga memiliki tangki septik yang dibangun pemerintah pada tahun 2023, dan 50 rumah tangga terhubung dengan ipal komunal yang dibangun tahun 2022.


Spam komunal dibangun Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru) Kabupaten Deliserdang yang berperan penting dalam menyediakan kebutuhan air bersih yang dikelola secara aman bagi warga desa. 


"Kami terus berharap, semoga kerjasama dengan USAID IUWASH tangguh bisa terus berlanjut untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi aman serta higienis," harap Asisten II.


Sebelumnya, Deputi Of Mission Director Usaid Indonesia, Mrs Erin Nicholson menjelaskan, Desa Emplasmen Kualanamu penting dalam kemitraan yang lebih luas antara USAID IUWASH. Begitu juga dengan peran pemerintah Indonesia dan Pemkab Deliserdang dalam memperluas akses air dan sanitasi aman guna mendorong praktik hidup bersih dan sehat serta memperkuat sumber daya air.


"Jadi, saya sangat tertarik untuk lebih paham lagi bagaimana program kami mendorong perubahan perilaku dan juga memberdayakan warga. Kami melibatkan kelompok rentan dan khususnya perempuan untuk memastikan semua orang mendapatkan akses yang layak terhadap layanan air minum dan sanitasi yang aman," jelasnya.


Turut hadir di kesempatan itu, Senior Management Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia, Endah Shofiani; Chief Of Party USAID IUWASH Tangguh dan Deputy Chief Of Party Bidang Teknis USAID IUWASH, Alifah Lestari dan Jeremy Keeton; Konsulat America Serikat di Medan, Bernard Uadan; Camat Beringin, M Dhani Mulyawan SIP MIP, dan lainnya. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved