Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Jepang Menang Harga Mati, Seruan Pemecatan Moriyasu Tergantung Hasil Lawan Timnas Indonesia

Tim berjuluk Samurai Biru butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

(AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT)
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu merayakan kemenangan timnya dalam laga sepak bola Grup E Piala Dunia 2022 Qatar antara Jerman melawan Jepang di Stadion Internasional Khalifa, di Doha, Qatar, Rabu (23/11/2022) waktu setempat. AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT (AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT) 

TRIBUN-MEDAN.com - Timnas Jepang menjadikan laga lawan Timnas Jepang menjadikan menang harga mati, lantaran memiliki bayangan tak menyenangkan bagi pelatihnya Hajime Moriyasu

Hasil imbang atau justru kekalahan bisa berujung seruan pemecatan kembali bergaung,

Pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang dalamlanjutan Grup C Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (15/11/2024) pukul 19.00 WIB.

Timnas Indonesia selaku tuan rumah mengusung misi wajib meraih poin, jika perlu kemenangan. Sebab dalam 6 pertandingan sisa, skuad asuhan Shin Tae-yong mempunyai 4 laga kandang yang harus dimaksimalkan.

Sementara sisanya bermain away ke markas Jepang dan Australia.

Baca juga: MotoGP Barcelona 2024 - Alasan Masuk Akal Marc Marquez Jagokan Jorge Martin Juara Dunia Musim Ini

Jika ingin terealisasi finis 4 besar di Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, maka sapu bersih laga kandang menjadi jalan paling realistis.

Pun sama halnya dengan Jepang besutan Hajime Moriyasu. Tim berjuluk Samurai Biru butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Terlebih di laga terakhir, Takefusa Kubo dkk. memetik hasil tak maksimal, tepatnya saat diimbangi Australia 1-1.

Oleh karena itu, Jepang dalam lawatannya ke Jakarta diprediksi tampil maksimal untuk menggaransi kemenangan.

Hanya saja Hajime Moriyasu tidak dalam situasi baik-baik saja dalam membangun skuad.

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu membuat catatan selama pertandingan sepak bola Grup D Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Jepang dan Indonesia di Stadion al-Thumama di Doha pada 24 Januari 2024. (HECTOR RETAMAL / AFP)
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu membuat catatan selama pertandingan sepak bola Grup D Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Jepang dan Indonesia di Stadion al-Thumama di Doha pada 24 Januari 2024. (HECTOR RETAMAL / AFP) ((HECTOR RETAMAL / AFP))

Baca juga: JADWAL UEFA Nations League Mulai 14-17 November 2024, Duet Reijnders-De Jong Jadi Andalan Belanda

Pasalnya beberapa pemain pilar seperti Ayase Ueda, dan Shogo Taniguchi harus absen akibat cedera mengikuti jejak Takehiro Tomiyasu dan Hiroki Ito.

Absennya Ueda dan Taniguchi disebut-sebut menjadi masalah besar, karena nama pertama menjadi tumpuan di lini serang dalam mengoyak gawang lawan.

Sementara Taniguchi, bek berusia 33 tahun ini menjadi pondasi utama ketika Jepang beralih ke skema tiga pemain bertahan sejajar.

Dalam anilisis media Jepang, NewsLive, momen ini menjadi ujian bagi Hajime Moriyasu untuk membuktikan kualitasnya. Dia tidak dibekali skuad yang lengkap, meski masih punya pemain kelas wahid seperti Endo, Kubo, hingga Mitoma yang dibawa untuk melawan Timnas Indonesia.

Jika gagal membuktikan bahwa Jepang baik-baik saja tanpa kehadiran Ueda dan Taniguchi, maka seruan pemecatan Hajime Moriyasu diprediksi akan kembali bergema.

Baca juga: Timnas Indonesia Vs Jepang - Ritsu Doan Sadar Garuda Makin Kuat, Tak Gentar Semangat Jay Idzes Dkk

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved