Liga Italia

Liga Italia - Dianggap Tak Becus Kontrol AC Milan, Paulo Fonseca Ogah Pamer Kepemimpinan

Dia memberikan indikasi bahwa akan ada hukuman buat pemain yang membuat kesalahan dalam pertandingan itu.

(AFP/GABRIEL BOUYS)
Paulo Fonseca memberikan instruksi kepada anak asuhnya dalam laga pekan kelima Liga Italia 2024-2025 antara Inter vs Milan di Stadion Giuseppe Meazza, 22 September 2022. (Photo by Gabriel BOUYS / AFP)(AFP/GABRIEL BOUYS) 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, memberikan jawaban terkait dianggap tak becus mengendalikan ruang ganti tim asuhannya, dengan melontarkan kata tak mau pamer kepemimpinan.

Baru-baru ini pemain-pemain AC Milan memang seperti tampak tidak menganggap sang juru taktik.

Dalam laga melawan Lazio di Liga Italia (31/8/2024), Theo Hernandez dan Rafael Leao cuek memisahkan diri dari tim.

Padahal, pemain lain sedang mendengarkan instruksi Fonseca dalam momen cooling break.

Saat menghadapi Fiorentina sebelum jeda internasional bulan ini (6/10/2024), Hernandez kembali bikin masalah.

Baca juga: PREDIKSI Juventus Vs Lazio Liga Italia, Ujian Konsistensi Bianconeri Jaga Rekor Unbeaten

Dia dan Tammy Abraham merebut wewenang menendang penalti dari Christian Pulisic.

Padahal, Fonseca menginginkan Pulisic yang menjadi algojo pertama AC Milan.

Dalam jumpa pers menjelang pertandingan pekan ke-8 Liga Italia menghadapi Udinese, Jumat (18/10/2024), Fonseca mendapatkan pertanyaan soal masalah ini.

Lebih spesifik lagi, pelatih asal Portugal diminta menjawab apakah dia bisa mengontrol ruang ganti AC Milan.

Baca juga: PREDIKSI Skor AC Milan Vs Udinese di Liga Italia, Lengkap Line-up, Live Streaming Jam 23.00 WIB

AC Milan bangkit di pekan ke-4 Liga Italia 2024-2025 dengan meraih kemenangan telak atas Venezia
AC Milan bangkit di pekan ke-4 Liga Italia 2024-2025 dengan meraih kemenangan telak atas Venezia (Twitter/AC Milan)

"Saya tidak menutup mata pada masalah," kata Paulo Fonsecaseperti dikutip dari Tuttomercatoweb.

"Kami memilikinya, ayo hadapi masalah itu."

"Saya tidak perlu membuktikan apa-apa."

"Kepemimpinan saya bukan untuk dilihat di luar. Saya bukan aktor."

"Di sepak bola sekarang, ada kebutuhan untuk terlihat oleh orang banyak."

"Tetapi, saya sudah seperti ini sejak hari pertama."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved