UEFA Nations League

UEFA Nations League - Puji Lamine Yamal di Timnas Spanyol, De la Fuente: Jangan Terbuai Kesuksesan

Pelatih berusia 63 tahun itu menganggap bahwa Yamal dikaruniakan talenta oleh Tuhan, di mana tidak banyak didapatkan oleh orang seumurannya.  

Twitter/SEFutbol
Aksi Lamine Yamal bersama Timnas Spanyol vs Denmark di UEFA Nations League 2024, Minggu (13/10/2024) 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis De La Fuente, memuji dan mengingatkan kemampuan yang dimiliki Lamine Yamal agar tak terbuai kesuksesan.

Timnas Spanyol baru saja menang atas Denmark pada lanjutan UEFa Nations League 2024, Minggu (13/10/2024) dini hari WIB tadi.

Berlangsung di Stadion Enrique Roca, Spanyol menang tipis 1-0 atas Denmark lewat gol tunggal Martin Zubimendi.

Meski kemenangan dicetak oleh Martin Zubimendi, Pelatih Timnas Spanyol tetap memberikan pujian kepada Lamine Yamal.

Baca juga: HASIL UEFA Nations League Tadi Malam, Spanyol Rebut Puncak Klasemen, Ronaldo Bawa Portugal Menang

Luis de La Fuente beranggapan Yamal merupakan pemain hebat di usianya yang masih 17 tahun.  

Dalam usianya yang masih muda, ia sudah memperkuat skuad La Furia Roja dan juga menjadi pilihan utama di Barcelona.  

Yamal berperan besar dalam keberhasilan Spanyol menjadi juara Euro 2024. Ia bahkan terpilih sebagai pemain muda terbaik turnamen.

"Lamine adalah sesuatu yang berbeda dalam permainan tim nasional. Namun kita tidak boleh lupa bahwa ia adalah pemain yang masih sangat muda. Ia masih anak-anak, berusia 17 tahun dan masih dalam tahap latihan. Dia akan mengalami momen-momen yang sangat sulit, di mana dia akan dipertanyakan," kata La Fuente, dikutip dari wawancara Mundo Deportivo. 

Lamine yamal talenta spanyol
Pelatih Timnas Spanyol Luis de La Fuente memuji Lamine Yamal dan beranggapan sang pemain merupakan pemain hebat di usianya yang masih 17 tahun.  

Baca juga: Kevin Diks Akhirnya Luluh, Jabat Tangan Erick Thohir Siap Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Pelatih berusia 63 tahun itu menganggap bahwa Yamal dikaruniakan talenta oleh Tuhan, di mana tidak banyak didapatkan oleh orang seumurannya.  

"Ketika Anda melihat bahwa ia memiliki sentuhan tersebut, saya katakan bahwa ia tersentuh oleh tongkat Tuhan, bahwa ia berbeda. Banyak pemain pada usia 17 tahun belum memiliki apapun di usia tersebut," lanjut sang pelatih.

"Mereka jauh lebih dewasa, dengan tingkat tanggung jawab sangat penting, yang menafsirkan dan menerima setiap proposal dan situasi yang Anda ajukan karena mereka hebat."

 "Namun, ia juga mengingatkan agar sang pemain tetap berada di jalur benar dan jangan terbuai kesuksesan."

"Jangan membuat kesalahan dengan ingin berjalan lebih cepat dari yang seharusnya," tutur eks pelatih Timnas U21 Spanyol tersebut.

"Anda bisa hancur. Anda harus mengontrol apakah Anda bermain sepak bola dengan sangat baik dan ribuan detail lainnya yang benar-benar penting," jelas La Fuente.

Baca juga: Timnas Brasil Lagi Butuh Kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 2 Pemain Real Madrid Absen

Melansir data dari transfermarkt, Yamal telah bermain sebanyak 16 kali dan berkontribusi mencetak tiga gol.  

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved