Liga Inggris

Nasib Erik ten Hag di Manchester United Masih Selamat, PEtinggi Klub MU Masih Kasih Kesempatan

Ten Hag mungkin selamat kali ini, tetapi posisinya diperkirakan akan kembali dievaluasi pada jeda internasional berikutnya, November mendatang.

(AFP/PAUL ELLIS)
Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, dan gelandang Casemiro bereaksi pada laga Man United vs Arsenal. The Gunners memastikan kemenangan di Old Trafford pada Minggu (12/5/2024) berkat gol tunggal Leandro Trossard pada menit ke-21.(AFP/PAUL ELLIS) 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib Erik ten Hag di kursi kepelatihan masih selamat, setidaknya untuk saat ini saja usai agenda rapat krisis Manchester United rampung.

Pertemuan para petinggi klub Manchester United di London, Selasa (8/10/2024), telah selesai digelar.

Rapat yang memakan waktu tujuh jam ini kelar sekitar pukul 17.24 waktu setempat.

Keputusan mengenai masa depan Erik ten Hag belum dirilis kepada publik.

Akibatnya, posisi sang juru latih dianggap masih aman, setidaknya untuk saat ini dan beberapa pekan ke depan.

Dikutip dari Manchester Evening News, rapat tersebut lebih dipandang sebagai pertemuan reguler komite eksekutif daripada meeting darurat untuk mendiskusikan nasib Ten Hag.

Baca juga: Daftar Pemain Cedera Man United Bertambah, Lebih Banyak dari Jumlah Golnya di Liga Inggris

Evaluasi performa klub hanya salah satu agenda pembahasan di dalamnya.

Mirror dan Sky Sports juga melansir bahwa Sir Jim Ratcliffe dkk masih memberi Ten Hag waktu untuk memperbaiki kinerja tim.

Ten Hag sendiri tidak hadir dalam rapat di London dan mengambil cuti singkat guna menenangkan situasi.

Hierarki di Man United tidak ingin panik dan terburu-buru mengambil langkah pemecatan untuk Ten Hag.

Hal ini lantaran beberapa petinggi klub baru menjalankan tugasnya beberapa bulan saja.

Baca juga: Jika Menang Atas Bahrain dan China, Timnas Indonesia Tersukses di ASEAN, Akan Lewati Poin Vietnam

Misalnya Omar Berrada (CEO), Dan Ashworth (direktur olahraga), baru dilantik klub pada Juli lalu.

Mereka tidak ikut mengambil keputusan saat manajemen menempuh opsi pembaruan kontrak Ten Hag yang mengikatnya hingga 2026.

Keputusan idealnya adalah mengevaluasi hasil kerja Ten Hag untuk semusim penuh bekerja di bawah sistem kepemimpinan yang baru.

Memecatnya setelah tiga bulan pertama kompetisi Liga Inggrisberjalan dinilai terlalu dini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved