Pilkada Cirebon

Tolak Tawaran PKS Maju di Pilkada 2024, Agus Mulyadi Pilih Tetap jadi Pj Wali Kota Cirebon

Sebelumnya Agus Mulyadi digadang-gadang akan maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cirebon dari PKS

|
Editor: Satia
istimewa
Ketua BPD7 PKS Jawa Barat, Anwar Yasin 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Penjabat Wali Kota Cirebon,  Agus Mulyadi batal maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November mendatang.

 Agus Mulyadi menolak tawaran dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk maju di pemilihan serentak ini.

Sebelumnya, Agus Mulyadi digadang-gadang akan maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cirebon dari PKS, memutuskan untuk tidak mengikuti kontestasi tersebut.

Baca juga: SKENARIO Timnas U-19 Indonesia Lolos Semifinal ASEAN Cup U-19, Hadapi Timor Leste Tak Boleh Kendur

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun akhirnya memilih Azrul Zuniarto sebagai kandidat mereka untuk Pilwalkot Cirebon.

Ketua BPD7 PKS Jawa Barat, Anwar Yasin menyampaikan, bahwa keputusan Agus Mulyadi untuk tidak maju merupakan hak pribadinya.

PKS, menurut Anwar, tetap berkomitmen untuk mendukung calon yang memiliki kredibilitas dan kemampuan dalam membela rakyat.

"Ya jadi, terkait PKS yang kemarin sudah meyakini untuk mengikat Pak Agus Mulyadi (Pj Wali Kota Cirebon) tapi akhirnya beliau memutuskan untuk tidak maju, itu haknya dia," ujar Anwar saat diwawancarai media disela-sela acara Safari Pemenangan Pilgub dan Pilkada di Kota Cirebon di salah satu hotel di Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Sabtu (20/7/2024).

Anwar menegaskan, pentingnya memilih pemimpin yang memiliki kredibilitas, kelayakan dan kapasitas untuk membangun Kota Cirebon.

PKS awalnya memang berencana menunjuk Agus Mulyadi karena dianggap mampu, namun kini fokus beralih ke kandidat lain.

"Awalnya memang ada kesepakatan menunjuk Pak Agus Mulyadi karena dinilai beliau bisa nih, tapi ketika dia gak bisa ya cari yang lain lah," ucapnya.

PKS kini mengusung Azrul Zuniarto sebagai calon wali kota, dengan harapan mampu meningkatkan kualitas masyarakat Cirebon. 

Anwar juga menekankan bahwa pentingnya sinergi antara pemimpin daerah dengan perjuangan PKS dalam membela rakyat.

Jadi balik lagi, untuk kader saat ini Pak Azrul Zuniarto yang paling potensi mewakili PKS yang akan diusung maju Pilwalkot Cirebon, tapi kita di PKS mahzabnya bersama, kita membangun Kota Cirebon yang baik ini dengan siapapun," jelas dia.

Menurut Anwar, yang terpenting adalah wali kota yang terpilih nanti harus sejalan dengan visi PKS dalam membela kepentingan rakyat.

Baca juga: ALASAN Dede Kini Berani Akui Ikut Skenario Aep dan Rudiana, Sempat Ingin Lari dari Kantor Polisi

Ia berharap, siapapun yang terpilih sebagai wali kota atau wakil wali kota, dapat bekerja sama untuk mewujudkan hal tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved