Euro 2024

Sepanjang Euro 2024, Inilah Sosok Yang Dianggap Paling Berdosa di Timnas Inggris

Sepanjang Euro 2024, Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, dianggap telah melakukan 'dosa

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
AFP PHOTO/ALBERTO LINGRIA
PELATIH Tim Nasional Inggris Gareth Southgate (kanan) menyalami pemainnya yang juga kapten tim Harry Kane usai laga kontra Ukraina di Olympic Stadium, Roma, Italia. (AFP PHOTO/ALBERTO LINGRIA) 

Tribun-Medan.com - Sepanjang Euro 2024, Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, dianggap telah melakukan 'dosa' dalam besar di EURO 2024.

Timnas Inggris mengawali Piala Eropa edisi ke-17 dengan tidak terlalu mulus.

Three Lions menghasilkan empat poin dari dua pertandingan pertama Grup C melawan Serbia dan Denmark.

Baca juga: Arti Lirik Lagu Batak Holan Au Do Mangantusi Ho Dipopulerkan oleh Arghana Trio

Baca juga: Update Transfer Liga Italia, Bek Tangguh Indonesia Diminati 2 Klub Italia Sekaligus

Dalam dua partai awal, Gareth Southgate memplot Trent Alexander-Arnold jadi gelandang bertahan guna melengkapi formasi 4-2-3-1.

Padahal posisi asli bintang Liverpool itu adalah bek kanan.

Alexander-Arnold pun selalu ditarik keluar di tengah laga dan digantikan oleh Conor Gallagher yang notabene seorang pemain tengah.

Timnas Inggris menelan kekalahan atas Islandia di laga uji coba menjelang EURO 2024, Jumat (7/6/2024)
Timnas Inggris menelan kekalahan atas Islandia di laga uji coba menjelang EURO 2024, Jumat (7/6/2024) (Twitter/England)

Baca juga: Dansat Brimob Polda Sumut Buka Gashuku Penaikan Tingkat Perguruan INKANAS di Batalyon C Tapsel

Taktik Southgate lantas menuai kritik dari mantan pelatih Inggris, Sam Allardyce.

Menurut dia, penempatan Alexander-Arnold sebagai gelandang adalah sebuah blunder.

"Southgate juga harus mempunyai suara. Mereka harus mengatakan 'pelatih, Anda tidak bisa terus bermain seperti itu. Anda harus berhenti'," kata Allardyce seperti ikutip BolaSport.com dari Mirror.

"Jika tidak, maka merekalah yang lebih patut disalahkan daripada Gareth. Anda harus mengubahnya dan mencoba sesuatu yang berbeda dengan para pemain dan sistemnya," tutur sosok berumur 69 tahun itu.

Baca juga: Terkuak PDIP Hubungi Nasdem Untuk Dukung Anies di Pilkada Jakarta, Ketua DPW Nasdem Kaget: Wow

Allardyce juga meniai Gallagher masih kurang pegalaman buat mengawal sektor tengah Inggris.

"Saya pikir Conor Gallagher bukanlah jawabannya," ucap dia.


"Conor merupakan pemain muda yang masih belajar."

"Etos kerja, penutupan, dan kemampuan dalam memenangkan bola dia sangat bagus tetapi umpannya belum cukup baik atau terbaik untuk menjamin tempat itu," ujar Allardyce.

Baca juga: Live Streaming Gratis Swiss vs Jerman, Tonton Serunya Piala Eropa di HP Kamu

Kalau bukan Alexander-Arnold dan Gallagher, lalu siapa yang pantas mendampingi Declan Rice di barisan gelandang bertahan Inggris?

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved