Liga Spanyol
Presiden PSG Tersinggung, Kylian Mbappe Masih Tertahan ke Madrid akibat Masalah Baru
Kepergian Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain (PSG) ke klub barunya Real Madrid ternyata tidak berjalan mulus.
TRIBUN-MEDAN.com - Kepergian Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain (PSG) ke klub barunya Real Madrid ternyata tidak berjalan mulus.
Langkah striker Prancis tersebut tertahan karena Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi tersinggung dengan sikap Mbappe.
Penyerang PSG, Kylian Mbappe, masih tertahan oleh satu konflik baru meski ia semakin dekat ke Real Madrid.
Drama Kylian Mbappe dan Paris Saint-Germain ternyata belum berakhir meski ia sudah berpamitan dengan klub tersebut.
Kylian Mbappe secara resmi sudah memutuskan untuk meninggalkan Paris Saint-Germain.
Tidak ada ikatan kontrak yang lebih panjang antara dua belah pihak begitu musim 2023-2024 berakhir.
Publik kini tinggal menunggu pengumuman resmi terkait klub baru sang pemain.
Akan tetapi, Mbappe ternyata belum sepenuhnya bisa pergi dari PSG dengan tenang.
Perpisahan dengan klub lama membuat para petinggi PSG cukup berani untuk berulah.
Ucapan perpisahan Mbappe yang ditujukan untuk klubnya ternyata dianggap bermasalah.
Baca juga: Akhirnya Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tinggalkan PSG Musim Ini, Pilih Bermain di Klub Spanyol
Dilansir BolaSport.com dari L'Equipe, Mbappe dianggap sempat cekcok dengan presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.
Perselisihan ini terjadi sebelum laga Liga Prancis melawan Toulouse pada Minggu (12/5/2024).
Al-Khelaifi merasa tersinggung dengan sikap yang ditunjukkan oleh Mbappe.
Masalahnya, nama Al-Khelaifi tidak disebut sang pemain dalam video perpisahannya.
Selama ini, sang presiden menganggap dirinya selalu memberi dukungan penuh ke Mbappe.
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Bali United Vs Persib Bandung Malam Ini, Disiarkan Langsung Live Indosiar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mbappe-raih-trofi.jpg)