Liga Prancis

Drama Kylian Mbappe dengan PSG Muncul Lagi, Presiden PSG Tersinggung Perkara Namanya Tak Disebut

Perpisahan dengan klub lama membuat para petinggi PSG cukup berani untuk berulah.

TWITTER.COM/MERCADODEAL
Presiden PSG, Nasser Al Khelaifi, memberikan pernyataan tegas terkait rumor Kylian Mbappe yang bakal bergabung dengan Real Madrid. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pesan perpisahan Kylian Mbappe bersama Paris Saint-Germain (PSG) membuat sang Presiden Nasser Al-Khelaifi tersinggung perkara namanya tak disebut.

Drama Kylian Mbappe dan Paris Saint-Germain ternyata belum berakhir meski ia sudah berpamitan dengan klub tersebut.

Kylian Mbappe secara resmi sudah memutuskan untuk meninggalkan Paris Saint-Germain.

Tidak ada ikatan kontrak yang lebih panjang antara dua belah pihak begitu musim 2023-2024 berakhir.

Publik kini tinggal menunggu pengumuman resmi terkait klub baru sang pemain.

Akan tetapi, Mbappe ternyata belum sepenuhnya bisa pergi dari PSG dengan tenang.

Baca juga: Timnas Filipina Gila-gilaan Naturalisasi, 8 Pemain Abroad Disiapkan Lawan Timnas Indonesia

Perpisahan dengan klub lama membuat para petinggi PSG cukup berani untuk berulah.

Ucapan perpisahan Mbappe yang ditujukan untuk klubnya ternyata dianggap bermasalah.

Dilansir BolaSport.com dari L'Equipe, Mbappe dianggap sempat cekcok dengan presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.

Perselisihan ini terjadi sebelum laga Liga Prancis melawan Toulouse pada Minggu (12/5/2024).

Al-Khelaifi merasa tersinggung dengan sikap yang ditunjukkan oleh Mbappe.

Masalahnya, nama Al-Khelaifi tidak disebut sang pemain dalam video perpisahannya.

Kylian Mbappe akan mengambil potongan gaji secara besar-besaran dalam kontraknya di Real Madrid. Namun, ia akan menerima bonus selangit.
Kylian Mbappe akan mengambil potongan gaji secara besar-besaran dalam kontraknya di Real Madrid. Namun, ia akan menerima bonus selangit. (TWITTER.COM/LFCTRANSFERROOM)

Baca juga: JAM TAYANG Real Madrid Vs Alaves LaLiga Malam Ini, Prediksi Skor El Real Bakal Menang Mudah

Selama ini, sang presiden menganggap dirinya selalu memberi dukungan penuh ke Mbappe.

Berkat Al-Khelaifi, PSG bisa terhindar dari kehilangan Mbappe lebih awal.

Akan tetapi, saat sang penyerang pergi, ia justru tidak menyinggung peran dari presiden PSG tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved