Berita Viral

KINI Hilang Dari Medsos, Sosok Ini Duga Sandra Dewi Alami Depresi Usai Harvey Moeis Jadi Tersangka

Kini hilang dari medsos, sosok ini duga Sandra Dewi alami depresi usai Harvey Moeis jadi tersangka kasus korupsi timah.

Editor: Liska Rahayu
KOLASE/TRIBUN MEDAN
KINI Hilang Dari Medsos, Sosok Ini Duga Sandra Dewi Alami Depresi Usai Harvey Moeis Jadi Tersangka 

TRIBUN-MEDAN.com - Kini hilang dari medsos, sosok ini duga Sandra Dewi alami depresi usai Harvey Moeis jadi tersangka kasus korupsi timah.

Dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (14/4/2024), Pendekar Hukum Pemberantasan Korupsi (PHPK) menyoroti atas hilangnya akun milik Sandra Dewi.

PHPK menuturkan, menghilangnya akun tersebut yakni suatu bentuk yang kurang pantas di tengah kasus korupsi yang masih bergulir.

Apalagi dengan kondisi Harvey Moeis yang kini telah menjadi tersangka.

"Hilangnya akun si Sandra Dewi, ini menurut kami sebagai bentuk yang kurang elok juga ya, kurang pantas," ungkapnya.

Terlebih lagi Sandra Dewi juga menutup kolom komentar sebelum akunnya menghilang.

Ia menilai bahwa sang artis merasa depresi buntut hujatan yang ditujukan ke dirinya.

Lebih lanjut PHPK menyebut Sandra Dewi depresi karena masalah yang menyeret suaminya.

Bahkan dirinya juga bisa mengikuti jejak suami jika terbukti bersalah.

"Ditambah lagi sebelum akunnya hilang yang bersangkutan kan menutup kolom komentar."

"Kalau menurut kami, pastinya merasa depresi mungkin ya karena luar biasa sekali komentar-komentar netizen kita yang sangat getol ketika ada kasus-kasus seperti ini," ujarnya.

KENAPA Instagram Sandra Dewi Hilang Usai Diperiksa Kejagung Soal Korupsi Rp271 T? Sengaja?
KENAPA Instagram Sandra Dewi Hilang Usai Diperiksa Kejagung Soal Korupsi Rp271 T? Sengaja? (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

Lantas ia menyinggung Sandra Dewi yang kini sebagai publik figur.

Disebutnya, jika Sandra Dewi merasa tak terlibat dalam kasus korupsi tersebut, seharusnya sang artis tak perlu hingga menutup kolom komentar di Instagram-nya.

"Menurut kami pada saat sebelum akunnya hilang pun pada saat yang bersangkutan menutup kolom komentar itu sebenarnya juga tidak elok."

"Harusnya sebagai publik figur ataupun kalau memang yang bersangkutan merasa tidak mengetahui atau tidak terlibat dalam kasus ini, sudah sepatutnya dan sewajarnya dia nggak usah nutup kolom komentar," ucapnya.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved