Liga Inggris

LIGA INGGRIS - Nottingham Resmi Disanksi Pengurangan Angka, Man City Masih Aman?

Nottingham dianggap melanggar aturan tentang profit dan keberlanjutan yang diterapkan kompetisi (Profit and Sustainability Rules/PSR).

(ANDY BUCHANAN / AFP)
Nottingham Forest resmi mendapatkan hukuman pengurangan 4 angka di klasemen Liga Inggris. 

TRIBUN-MEDAN.com - Nottingham Forest resmi mendapatkan hukuman pengurangan 4 angka di klasemen Liga Inggris.

Keputusan itu dikeluarkan otoritas Premier League, Senin (18/3/2024) waktu setempat.

Nottingham dianggap melanggar aturan tentang profit dan keberlanjutan yang diterapkan kompetisi (Profit and Sustainability Rules/PSR).

Mereka mencatat defisit 34,5 juta pounds lebih tinggi dari batas 61 juta pounds yang ditentukan.

Dikutip dari Sky Sports, klub mendapatkan toleransi untuk mengalami kerugian maksimal 105 juta pounds selama tiga tahun penilaian.

Jumlah ini dikurangi 22 juta pounds per musim untuk setiap periode di mana klub menghabiskan musim pada Divisi 2 (Championship).

Baca juga: Liga Inggris - Manchester United Terancam Denda Ratusan Miliar, Tembus Zona UCL Wajib Dipenuhi

The Forest sendiri baru promosi kembali ke Premier League pada musim 2022-2023.

Akibat sanksi ini, tim asuhan Nuno Espirito Santo terjerumus ke zona degradasi dan bertukar tempat dengan Luton Town.

Mereka menempati peringkat 18 dengan koleksi 21 angka setelah sanksi.

Tadinya Nottingham berada satu tingkat di atasnya dengan 25 poin dari 29 pertandingan.

Nottingham menyusul nasib Everton, yang dijatuhi hukuman serupa akibat pelanggaran finansial, November lalu.

Rival sekota Liverpool divonis pengurangan 10 angka di klasemen sebelum direvisi menjadi 6 poin menurut hasil banding.

Baca juga: UPDATE Liga Inggris - Tottenham Telan Kekalahan Terbesar Musim Ini, Gagal Tembus Zona UCL

Nottingham dipersilakan mengajukan aksi banding dalam 7 hari ke depan dengan keputusan sidangnya pada 15 April 2024.

Situasi ini otomatis menguak kembali pertanyaan publik soal kelanjutan potensi hukuman lebih berat untuk Manchester City.

Pada Februari tahun lalu, Man City didakwa melakukan 115 pelanggaran administrasi dan finansial yang terbentang dalam kurun waktu 2009-2018.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved