Liga Italia

SANKSI AC Milan Terlibat Skandal Penjualan Klub, Terancam Tekor hingga Absen di Liga Champions

Tiga sanksi mengintai AC Milan, mulai dari denda, pengurangan poin di Serie A hingga larangan bermain di kompetisi Eropa.

|
AFP
Starting eleven AC Milan saat berpose selama pertandingan sepak bola grup F putaran pertama Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain di stadion San Siro, pada 7 November 2023. GABRIEL BOUYS / AFP (GABRIEL BOUYS / AFP) 

TRIBUN-MEDAN.com - AC Milan bakal menerima sanksi jika terlibat skandal penjualan klub yng melibatkan RedBird dan Elliott Management.

Tiga sanksi mengintai AC Milan, mulai dari denda, pengurangan poin di Serie A hingga larangan bermain di kompetisi Eropa.

Chief Executive Officer (CEO) klub sepak bola AC Milan saat ini dan mantan kepala sedang diselidiki oleh pengadilan Italia.

Sebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan terhadap Elliott Management yang dikabarkan tetap memiliki kontrol atas tim tersebut setelah menjulanya pada 2022 kepada RedBird Capital Partners. 

AC Milan mengatakan pada hari Selasa bahwa markas juara sepak bola Eropa tujuh kali itu digeledah oleh polisi keuangan Italia sehubungan dengan penyelidikan pengadilan Milan yang melibatkan CEO Giorgio Furlani dan mantan CEO Ivan Gazidis. 

Baca juga: PREDIKSI Skor Slavia Praha Vs AC Milan, Rossoneri Diunggulkan ke Perempat Final, Live Moji TV

RedBird Capital  membeli AC Milan dari miliarder Paul Singer’s Elliott seharga €1,2 miliar (Rp20 triliun).

Namun, jaksa penuntut Italia mengatakan mereka memiliki bukti yang menunjukkan Elliott masih mempertahankan kontrol substansial atas AC Milan.

Meskipun pejabat klub telah memberi tahu federasi sepak bola Italia FIGC bahwa kepemilikan telah berubah, menurut dokumen Pengadilan Milan dalam laporan Calciomercato.

AC Milan dijual ke RedBird pada 31 Agustus 2022, dan Elliott mengatakan dana-dananya tidak memiliki kepentingan ekuitas atau kontrol atas AC Milan sejak saat itu.

Markas AC Milan, Casa Milan. AC Milan kini sudah menebus markasnya yang selama ini Ngontrak bertahun-tahun.
Markas AC Milan, Casa Milan. AC Milan kini sudah menebus markasnya yang selama ini Ngontrak bertahun-tahun. (Twitter CalcioFinanza)

Baca juga: Kantor AC Milan Digrebek Polisi, Pemilik Rossoneri Buka Suara, Bantah Segala Tuduhan

Lebih spesifik lagi, dalam pengajuan pengadilan, jaksa penuntut mengatakan Elliott secara tidak langsung memberikan pinjaman sebesar €560 juta (Rp9 miliar) kepada RedBird pada saat penjualan.

Kegagalan untuk mengungkapkan koneksi seperti itu dapat melanggar aturan federasi sepak bola Italia dan mungkin bertentangan dengan peraturan Liga Champions UEFA yang melarang entitas memiliki pengaruh atas beberapa tim, menurut jaksa penuntut.

Surat kabar Italia Corriere della Sera melaporkan tentang penyelidikan tersebut lebih awal pada hari Selasa dan mengatakan Elliott juga memiliki beberapa pengaruh atas tim sepak bola Prancis Lille.

Sanksi Mengancam AC Milan

Babak baru atas skandal penjualan AC Milan berbuntut sanksi tegas yang mengancam klub sekota Inter Milan ini.

Dalam laporan SempreMilan, baik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dan UEFA memiliki regulasi tersendiri perihal sanksi untuk case AC Milan saat ini.

Baca juga: Bursa Calon Pelatih Barcelona Mencuat, Juru Taktik Berdarah Maluku Masuk Kandidat Penerus Xavi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved