Liga Champions

Jelang Liga Champions Barcelona Terjerat Skandal, Penerus Xavi Hernandez Promo Situs Judi

Musim-musim sulit bagi Barcelona. Blaugrana harus dibuat pening tujuh keliling di tengah

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
ANDER GILLENEA/AFP
Xavi Hernandez mengaku tetap bangga meski Barcelona kalah di Copa del Rey. Kini, Liga Spanyol dan Liga Champions menjadi target mereka selanjutnya. 

Tribun-Medan.com -  Musim-musim sulit bagi Barcelona. Blaugrana harus dibuat pening tujuh keliling di tengah persiapannya menyongsong  babak 16 Besar Liga Champions melawan Napoli. Suksesor Xavi Hernandez terlibat skandal judi.

Barcelona melakoni laga tandang ke Naples, Italia, bersua Napoli pada Leg I 16 Besar Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (22/2/2024) jam 03.00 WIB.

Blaugrana di atas kertas lebih diunggulkan untuk memetik kemenangan. Sayangnya, persiapan skuad tempur Xavi Hernandez terganggu karena gonjang-ganjing yang menerpa.

Yap, satu pelatih yang diproyeksikan Barcelona untuk menggantikan Xavi Hernandez, terlibat skandal judi.

Baca juga: Terjawab Kemana Moeldoko Saat AHY Dilantik Jadi Menteri ATR dan Respons Ketua Umum Demokrat: Waduh

Baca juga: Bocah 16 Tahun Gendong Barcelona, Legenda Blaugrana Merasa Kasihan ke Lamine Yamal

 
Pria yang dimaksud tak lain adalah Rafael Marquez. Pria asal Meksiko ini tentu tak asing di telinga pendukung Barcelona.

Pemilik nama lengkap Rafael Marquez Alvarez ini pernah menjadi pemain Barcelona dari musim 2003 hingga 2010. Di jajaran staf kepelatihan Barca saat ini, Rafa juga bukan orang lain.

Baca juga: TERKUAK Alasan SBY tak Hadir Pelantikan AHY Jadi Menteri, Padahal Sudah Restui Masuk Kabinet Jokowi

Marquez juga merupakan pelatih di skuad Barcelona B. Ia menangani tim tersebut sejak tahun 2022 lalu dan dikontrak selama dua tahun.


Sayangnya, di tengah kesulitan Barcelona, baik dari sisi finansial, prestasi dan performa, justru klub asal Catalunya ini tersandung masalah baru.

Diwartakan Mundo Deportivo, Rafael Marquez secara terang-terangan mempromosikan situs judi yang berasal dari negaranya, Meksiko.


Faktanya apa yang dilakukan Rafa sampai ke telinga para petinggi klub.

Dalam laporan Football Espana, pihak Barcelona marah akan tindakan yang dilakukan oleh sukseso Xavi Hernandez itu.

Barcelona kemudian melaporkan tindakan Rafael Marquez ke Departemen Kepatuhan Olahraga di Spanyol.

Baca juga: REAKSI Mahfud MD Ditanya Kabar Soal Hadi Tjahjanto Menjadi Menko Polhukam : Boleh Juga

Pihak klub secara tegas mengklaim, bahwa apa yang dilakukan oleh Rafael Marquez tidak ada sangkut-pautnya dengan Barcelona.

Secara garis besar, Presiden Barcelona, Joan Laporta, senang dengan apa yang dilakukan Rafa di tim B. Bahkan sang entrenador diproyeksikan menjadi salah satu kandidat pengganti Xavi Hernandez.

Mengingat secara terbuka Xavi telah mengumumkan dirinya bakal meninggalkan jabatan pelatih tim utama Barcelona, begitu musim 2023/2024.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved