Liga Italia

LIGA ITALIA - Kontroversi Tamparan Luka Jovic di Laga Monza Vs AC Milan, Menanti Sanksi Tambahan

Hakim Olahraga Italia sedang melakukan penyelidikan dan berpeluang menambah jumlah larangan bermain bagi Luka Jovic.

|
(Twitter/@SerieA)
Striker AC Milan Luka Jovic tertunduk lesu saat diberi kartu merah saat laga melawan AC Monza di Liga Italia, Senin (19/2/2024) dini hari WIB. (Twitter/@SerieA) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kontriversi aksi Luka Jovic menampar lawan saat AC Milan dikalahkan AC Monza, bersiap menanti sanksi tambahan.

Insiden tamparan yang dilakukan Luka Jovic kepada Armando Izzo berbuntut panjang.

Pasalnya, Hakim Olahraga Italia sedang melakukan penyelidikan dan berpeluang menambah jumlah larangan bermain bagi Luka Jovic.

Kekalahan mengejutkan AC Milan atas Monza pada giornata 25 Liga Italia menyisipkan insiden kontroversi.

Monza yang sukses menundukkan AC Milan 4-2 di Brianteo Stadium, Senin (19/2/2024), diwarnai peristiwa yang berakhir kartu merah untuk Luka Jovic.

Luka Jovic memulai laga sebagai starter. Sayangnya, pemain berkebangsaan Serbia ini gagal menutup pertandingan dengan cara yang baik.

Baca juga: Hasil Liga Italia - AC Milan Mendadak Bapuk, Kalah dari AC Monza 4-2, Gagal Salip Juventus

Dia harus bermain mandi lebih cepat dari rekan-rekannya pada ke-52', setelah mendapatkan kartu merah.

Insiden ini dimulai saat AC Milan hendak melakukan serangan balik. 

Luka Jovic yang saat itu sedikit turun ke lapangan tengah, mencoba membalikkan badan untuk bergegas naik ke posisi aslinya sebagai ujung tombak penyerangan.

Namun dalam upayanya berbalik badan, Armando Izzo, melakukan press dan mendorong mantan pemain Real Madrid itu.

Tak tinggal diam, Jovic memberikan respons spontan dengan menampar wajah pemain bertahan AC Monza itu. Hanya saja reaksi berlebihan diperlihatkan oleh Izzo.

Baca juga: Inter Milan Vs Atletico Madrid - Nerazurri Pasti Lolos 8 Besar UCL, Atletico Bukan Selevel

Dia terjatuh dan mengerang kesakitan, sekaligus membuat rekan-rekannya yang menyaksikan kejadian tersebut protes keras terhadap wasit.

Semula, Jovic hanya mendapatkan kartu merah. Namun setelah pengadil pertandingan melakukan pengecewakan melalui tayangan ulang, striker yang pernah bermain bagi Fiorentina itu memperoleh langsung kartu merah.

Lazimnya, Jovic akan absen dalam satu pertandingan. Akan tetapi sanksi tambahan dapat dijatuhkan kapada bomber Rossoneri itu.

Dilansir SempreMilan, kegilaan Jovic membuatnya dapat absen dalam tiga pertandingan Serie A.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved