Liga Spanyol

Jadwal Liga Spanyol, Barcelona vs Osasuna, Laporta Tetap Dukung Xavi Meski Gagal Juara

Jadwal Liga Spanyol, jelang laga antara Barcelona melawan Osasuna pada Kamis (1/2) Pukul

Editor: Dedy Kurniawan
Twitter Joan Laporta
Presiden Barcelona, Joan Laporta bersama Xavi Hernandez dalam perkenalkan pelatih baru. 

Tribun-Medan.com - Jadwal Liga Spanyol, jelang laga antara Barcelona vs Osasuna pada Kamis (1/2) Pukul 01:00 WIB, Presiden Barcelona mengatakan dia masih tetap mendukung Xavi Hernandez sebagai pelatih.

Komentar itu disampaikan dengan kondisi Barca dan Xavi telah memutuskan untuk hengkang pada akhir musim nanti.

Presiden Barcelona Joan Laporta mengatakan pada Minggu bahwa dia tidak akan melakukan pergantian pelatih dan mengharapkan Xavi tetap berkomitmen penuh meski tidak kembali musim depan.

Baca juga: Malang Nasib Wanita ini, Ditinggalkan Pacar Setelah Hamil, Tak Mau jadi Ayah, Dipaksa Menggugurkan

Baca juga: Alfamidi Mendukung Pertumbuhan UMKM Medan dengan Penawaran Menarik di Bulan Februari

Presiden bertemu dengan pelatih dan skuad sehari setelah Xavi menyatakan akan hengkang. Pengumuman sang pelatih datang menyusul kekalahan 5-3 tim di kandang Villarreal di Liga Spanyol pada akhir pekan lalu.

Presiden Barcelona, Joan Laporta bersama Xavi Hernandez dalam perkenalkan pelatih baru.
Presiden Barcelona, Joan Laporta bersama Xavi Hernandez dalam perkenalkan pelatih baru. (Twitter Joan Laporta)

 
“Xavi mengatakan kepada saya bahwa di akhir musim dia akan pergi, namun dia ingin menyelesaikan musim ini, dan itu adalah formula yang saya terima karena dialah yang mengusulkannya kepada saya, dan dia adalah legenda Barcelona,” kata Laporta. “Dia adalah orang yang jujur, bertindak dengan bermartabat dan mencintai Barca. Saya menerimanya karena saya tahu dia akan berkomitmen penuh hingga akhir musim.”

Baca juga: Berita Populer, Pria Larikan Nmax Milik Bosnya, 5 HP Oppo dengan Harga Rp 1 Jutaan di Januari

Baca juga: Biodata Sarah Keihl, Selebgram yang Pernah Lelang Keperawanan Rp 2 Miliar

Kekalahan dari Villarreal membuat Barcelona tertinggal 11 poin dari pemimpin liga Spanyol Girona dan 10 poin dari peringkat kedua Real Madrid. Klub Catalan itu juga sudah tersingkir oleh Athletic Bilbao di perempat final Copa del Rey dan kalah 4-1 dari Madrid di final Piala Super Spanyol.

“Persaingan Liga akan sulit untuk dimenangkan, tapi itu bukan tidak mungkin,” kata Joan Laporta.


“Kami harus bersaing sampai akhir dan lihat apa yang terjadi. Kami membutuhkan dukungan dari para penggemar agar kami dapat mencoba memenangkan Liga Champions. Kami akan melakukannya selangkah demi selangkah. Dengan komitmen semua orang, saya yakin kami masih bisa mencapai beberapa tujuan yang telah kami tetapkan untuk musim ini.”

Barcelona akan menghadapi Napoli di babak 16 besar Liga Champions, sebuah kompetisi di mana mereka belum pernah melewati babak penyisihan grup dalam dua musim terakhir, dan sejak Lionel Messi masih bersama klub.

Baca juga: Biodata Sarah Keihl, Selebgram yang Pernah Lelang Keperawanan Rp 2 Miliar

 
Laporta tak berkata apa-apa soal mencari pengganti Xavi. Klub sedang kesulitan secara finansial dan tidak dalam posisi yang baik untuk merekrut pemain baru.

Laporta menyerukan persatuan dan berterima kasih kepada para penggemar klub atas dukungan mereka meskipun ada musim yang rumit yang mencakup perpindahan ke stadion Montjuic sementara Camp Nou menjalani renovasi besar-besaran.

Barcelona mengatakan Xavi bertemu dengan para pemainnya sebelum latihan pada hari Minggu untuk menjelaskan keputusannya untuk pergi.

Sang pelatih mengatakan pada hari Sabtu bahwa sebagai penggemar Barcelona dia tidak bisa membiarkan situasi ini berlanjut dan bahwa tim memerlukan perubahan arah dan dinamika.


 
Ia mengatakan keputusan hengkang pada akhir musim telah diambil sebelum kekalahan dari Villarreal, meski kekalahan tersebut membantu mempercepat pengumuman tersebut. Ia berharap keputusannya akan mengurangi stres dan ketegangan yang menyelimuti tim dan dirinya sendiri.

“Perasaan menjadi pelatih Barcelona itu kejam, tidak menyenangkan, Anda merasa tidak mendapatkan rasa hormat yang pantas Anda dapatkan,” kata Xavi. “Itu melelahkan Anda, memengaruhi kesehatan mental Anda, emosi Anda, hingga Anda mengatakan Anda tidak bisa melanjutkan. Orang-orang yang saya kasihi tahu itu.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved