Tradisi Natal Rudolf V Saragih, Jadi Pelayan di Gereja dan Ziarah ke Makam Anak dan Orangtua
Calon anggota DPR RI Dapil Sumut III dari PDIP, Rudolf V Saragih menjadi pelayanan gereja pada malam Natal.
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNMEDAN.COM, MEDAN - Masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia menyambut Natal dengan suka cita. Mereka punya tradisi tersendiri yang tidak pernah absen dijalankan.
Seperti calon anggota DPR RI Dapil Sumut III dari PDIP, Rudolf V Saragih yang rutin menjadi tugas pelayanan di gereja.
Dan, melewati perayaan Natal bersama keluarga dengan khidmat dan penuh suka cita.
Baca juga: Cerita Lambok Simbolon, Rayakan Natal Bersama Keluarga, Sederhana dan Bermakna
"Tugas pelayanan di gereja seharian di malam Natal. Pagi Natal berdoa bersama keluarga. Lalu, nyekar ke makam anak dan orangtua," ujarnya kepada Tribun-Medan.com, Senin (25/12/2023).
Ia berharap Natal menjadi momentum menguatkan toleransi antarumat beragama dan persatuan bangsa. Terlebih Indonesia menghadapi pemilihan umum 2024.
Tidak sekadar ibadah, ia bersama Margaretha MS Sembiring Meliala istrinya dan Beatrix Theodor Valentia Saragih selalu menyempatkan diri bersilaturahmi.
Jadi, mereka rutin berkunjung ke rumah keluarga saat Natal dan makan bersama.
"Kebersamaan Natal bersama keluarga besar di tempat keluarga yang tertua," katanya.
Rudolf V Saragih lahir dan besar di Kota Medan tetapi orangtuanya berasal dari Kabupaten Simalungun.
Pria yang lahir pada 10 April 1967 ini merupakan anak kedua dari empat bersaudara.
Ayahnya seorang pendeta sedangkan ibunya pedagang di pasar. Sedari kecil ia sudah terbiasa berdagang dan berbisnis.
Usai pensiun sebagai Senior Vice Presiden Bank Tabungan Negara (BTN), Rudolf terjun ke dunia politik.
Baca juga: Bupati Deliserdang Tinjau Pelaksanaan Ibadah Malam Natal
Dan maju sebagai calon DPR RI dari daerah pemilihan Sumut 3 dari PDIP.
Sebagai calon wakil rakyat, Rudolf memaknai moment Natal tahun 2023 untuk dapat terus bekerja untuk melayani.
"Tetaplah menjadi orang yang bersyukur dan selalu berbagi kebaikan dengan melayani sesama yang masih belum mendapatkan kesempatan yang lebih baik. Pakailah hidup dan berkatnya hanya buat kebaikan dan melayani sesama. Tetaplah bekerja untuk melayani," ungkapnya.
(cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rudolf-V-Saragih-Jadi-Pelayan-Gereja.jpg)