Ayah Bunuh 4 Anaknya

Ternyata Pelaku Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa Warga Aceh, Nikah Siri Dengan Istri dan Suka KDRT

Panca Darmansyah bersama istri dan 4 anaknya diketahui sudah 9 bulan ngontrak di rumah daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Satia
Kolase/Tribun Medan
Terduga pelaku pembunuhan 4 anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan ternyata nikah siri dengan istrinya 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Terungkap, selama ngontrak rumah di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Panca Darmansyah tak pernah berikan identitas kepada pihak RT.

Diketahui, Panca Darmansyah merupakan terduga pelaku pembunuhan 4 anaknya di dalam rumah.

Usai membunuh keempat anaknya, pelaku mencoba mengkahiri hidupnya di kamar mandi.

Di mana, kedua tanganya disayatnya sendiri dengan menggunakan pisau.

Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba, Begini Kata Bupati Poltak Sitorus

Beruntung, aksi percobaan bunuh diri ini digagalkan.

Polisi yang sudah berada di lokasi langsung membawa pelaku ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Panca Darmansyah bersama istri dan 4 anaknya diketahui sudah 9 bulan ngontrak di rumah tersebut.

Selam tinggal di rumah itu, Panca tak pernah memberikan kartu identitasnya kepada pihak RT.

Ketua RT, Yakub mengatakan, Panca Darmansyah tak memberikan identitasnya dan keluarga dengan alasan nikah di bawah tangan.

"Alasannya dia nikah di bawah tangan (siri)," katanya.

Baca juga: Sudah Diatur Undang-Undang, Ganjar Tegaskan Tetap Lanjutkan Proyek IKN

Yakub menyebut, keluarga ini sudah 9 bulan mengontrak di lingkungan tersebut.

Selama tinggal di rumah tersebut, Yakub mengatakan Panca tak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar.

"Orangnya tertutup, gak sosialisasi, masuk ke dalam kalau ada perlu baru keluar," katanya saat diwawancara Kompas TV.

Bahkan sejak pindah, Panca Darmansyah belum menyerahkan identitas diri dan keluarganya pada pengurus RT.

Menurut Yakub, Panca berasal dari Aceh.

Baca juga: INSES Lagi! Ayah di Tangsel Cabuli Anak Sejak SD Sampai Hamil 8 Bulan, Istrinya Diancam Dibunuh

Sedangkan Devnisa Putri berasal dari Jagakarsa.

Sabtu (2/12/2023) Panca dan Devnisa terlibat cekcok.

Yakub menduga, cekcok dipicu masalah ekonomi keluarga.

Pasalnya menurut Yakub, Panca merupakan seorang pengangguran.

"Kan bapaknya ngaggur, ibunya kerja," katanya.

Baca juga: Update Harga Bahan Pangan, Cabai Berangsur Turun dan Tomat Naik Jadi Rp 15 Ribu per Kg

Panca memang pernah bekerja sebagai sopir, namun kini sudah tak lagi.

"Sekarang nganggur. Istrinya kerja, gak tau di kantor mana," katanya.

Hidup mengandalkan gaji istri, membuat Panca Darmansyah sampai nunggak uang kontrakan.

"6 bulan belum dibayar nih kontrakan. yang punya rumah udah sabar," katanya.

Baca juga: Piala Dunia Antarklub 2023, Marcelo Fluminense Siap Akhiri Paceklik Gelar Juara Non-Eropa

Walau tak punya pekerjaan, namun Panca rutin keluar dari pagi setiap harinya.

"Suaminya juga gitu pergi pagi pulang sore. karena istrinya sakit dia (Panca) di rumah ngerawat anak itu 4," katanya.

Yakub menerangkan Devnisa Putri dirawat di rumah sakit akibat mengalami kekerasan rumah tangga (KDRT) oleh Panca.

"Istrinya di rumah sakit belum pulang," kata Yakub.

Tetangga korban, Titin Rohimah bercerita bahwa Panca Darmansyah hanya keluar rumah ketika menemani anak bermain.

Baca juga: SOSOK Ahmad Jamaludin, Eks Guru Honorer Bangun Sekolah Gratis, Modalnya dari Jualan Sapu Ijuk

"Kalau ngajak anak main saja. Istrinya diam di rumah," kata Titin kepada Kompas.com.

Titin bersaksi menyaksikan kekejaman Panca terhadap Devnisa.

Ibu 4 anak itu bahkan sampai mengalami luka parah pada bagian wajah.

"Kondisi D memprihatinkan, ada benjol-benjol di wajah, muntah darah" kata Titin.

(*/TRIBUNMEDAN)

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved