Liga Champions

Kala Laga Copenhagen vs Man United Terhenti,Aksi Fan Bela Palestina hingga Ada Kena Serangan Jantung

Pertandingan antara Kopenhagen vs Manchester United sempat terhenti dua kali pada babak pertama di Stadion Parken, Denmark pada Kamis (9/11/2023).

Tayang:
TWITTER.COM/MAILSPORT
Seorang penonton memasuki lapangan pertandingan FC Copenhagen vs Man United dengan membawa replika bendera Palestina dalam partai Liga Champions di Stadion Parken (8/11/2023) 

Sebuah layar dipasang dan orang tersebut dibantu.

Sebuah pesan melalui pengeras suara kemudian mengatakan bahwa orang yang terlibat “baik-baik saja dalam situasi ini.”

Itu terjadi di stadion yang sama di Kopenhagen di mana gelandang Denmark Christian Eriksen pingsan di lapangan selama Kejuaraan Eropa 2021. Eriksen berada di tim Manchester United pada hari Kamis.

Baca juga: Manchester United Masih Punya Peluang, Ini Skenario MU Lolos 16 Besar Liga Champions 2023-24

Tuan Rumah Menang 4-3

Dalam pertandingan tersebut, tim tuan rumah menang dengan skor 4-3 atas Manchester United.

Meski kalah, Manajer Manchester United Erik ten Hag mengatakan timnya akan mengalami perubahan nasib lebih beruntung di masa depan.

Setelah Manchester United kalah 3-4 dari FC Copenhagen yang membuat Setan Merah hampir tersingkir dari Liga Champions.

Manchester United sempat memimpin 2-0 di ibu kota Denmark setelah Rasmus Hojlund mencetak dua gol melawan mantan klubnya.

Namun kartu merah untuk Marcus Rashford setelah tinjauan VAR pada menit 42 mengubah jalannya pertandingan.

Kopenhagen memanfaatkan 13 menit tambahan di penghujung babak pertama untuk menyamakan kedudukan melalui Mohamed Elyounoussi dan penalti Diogo Goncalves.

Bruno Fernandes mengembalikan keunggulan United dari titik penalti, tetapi juara Denmark itu mencetak dua gol dalam 10 menit terakhir melalui Lukas Lerager dan Roony Bardghji untuk mengamankan kemenangan Liga Champions pertama mereka sejak 2016.

Kekalahan ketiga dalam empat pertandingan membuat United berada di posisi terbawah Grup A.

Tapi Ten Hag tidak senang dengan pemberian dua gol pertama Kopenhagen dan kartu merah Rashford.

Mantan bos Ajax itu yakin gol tendangan Elyounoussi seharusnya dianulir karena offside.

Kemudian, dia juga menyoroti keputusan untuk menghukum Harry Maguire karena handball di dalam kotak penalti adalah tindakan yang keras.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved