Berita Viral

VIRAL Curhatan Mantan Pelamar Kerja Debt Collector, Jumlah Gaji Hingga Diajari Mengancam Nasabah

Mayoritas debt collector pinjol yang bekerja kata Egoo adalah mereka yang baru saja lulus sekolah atau fresh graduated. 

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Curhatan mantan pelamar debt collector 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral curhat mantan pelamar kerja debt collector.

Ia mengungkap jumlah gaji hingga diajari mengancam nasabah

Akhir-akhir ini debt collector menjadi sorotan masyarakat.

Ilustrasi debt collector
Ilustrasi debt collector (bbs)

Terukak fakta-fakta baru yang diugnkap oleh mantan pelamar kerja debt collector pinjol.

Termasuk dari honor, cara kerja para debt collector, hingga seperti apa suasana di kantor. 

Menurut pengakuan Egoo (bukan nama sebenarnya), para pegawai baru akan diajari cara memaki dan mengancam orang. 

Selain itu lokasi kerja para debt collector pinjol ini berada di sebuah rumah kawasan Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Viral Kisah Haru Seorang Ibu tak Pernah Mau Ambil Rapor Anaknya, Ternyata Minder tak Bisa Baca Tulis

Cerita dan pengalaman Egoo ini juga di-posting olehnya di media sosial X (Twitter). 

Topik ini menjadi bahasan serius setelah belakangan ini viral kisah seseorang yang bunuh diri akibat diteror debt collector dari sebuah pinjol.

Korban yang bunuh diri tersebut diteror hingga dipecat dari pekerjaannya dan memilih mengakhiri hidupnya.

Ulah debt collector pinjol itu kemudian menjadi atensi pihak kepolisian dan juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk menghapus data di pinjaman online tidak bisa, baru bisa terhapus kalau hutang di aplikasi pinjaman online sudah dilunasi.
Untuk menghapus data di pinjaman online tidak bisa, baru bisa terhapus kalau hutang di aplikasi pinjaman online sudah dilunasi. (pngtree.com)

Saat dikonfirmasi Tribunnews (grup Suryamalang), Egoo yang minta nama aslinya dirahasiakan mengaku pernah melamar kerja sebagai debt collector pinjol.

Pemuda itu bercerita mendapat panggilan kerja dan diminta datang oleh perusahaan ke sebuah ruko kawasan Depok, Jawa Barat. 

Ruko yang lokasinya di pusat Kota Depok tersebut kata Egoo merupakan pusat dari kantor penagih utang. 

Banyak ruko di lokasi tersebut disewa menjadi lokasi para debt collector pinjol bekerja. 

Baca juga: Deklarasi Satu Juta Satgas Antinarkoba, Pj Gubernur Sumut Sebut Langkah Mewujudkan Indonesia Emas

"Kantornya ada di Depok satu komplek ruko itu banyak kantor Debt Collector lokasinya seberang Ria Busana Depok," kata Egoo, Kamis (21/9/2023). 

Egoo pun sempat menggambarkan situasi kantor debt collector pinjol di ruko tersebut.

Ketika masuk ke dalam kata Egoo, suara orang berteriak, mencaci maki sangat terdengar. 

Para debt collector tersebut sedang menelepon dan menagih dengan cara mencaci maki. 

Berbagai kata dan umpatan kasar terdengar sangat nyaring di telinga Egoo ketika berada di dalam ruko tersebut.

"Dibawa masuk ke dalam kantor yang isinya DC semua, sembari menunggu giliran interview di situ gue banyak banget dengar caci makian dan ancaman oleh para DC" ujar Egoo

"Di situ gue mikir kaya ini mah enggak ada bedanya ama DC lapangan, malah kayaknya galakan yang online gini," imbuhnya. 

Mayoritas debt collector pinjol yang bekerja kata Egoo adalah mereka yang baru saja lulus sekolah atau fresh graduated. 

Sejauh Egoo memantau di dalam ruko tersebut, debt collector yang bekerja usianya masih sangat muda. 

"Kebanyakan bocil baru lulus sekolah," kata Egoo. 

Bagi mereka yang baru saja diterima di kantor tersebut lanjut Egoo diajari oleh seniornya atau yang sudah lama bekerja untuk menagih tunggakan pinjol. 

Mereka diajari bagaimana menjadi galak, bagaimana mencaci maki dan memberikan ancaman. 

"Mereka nyari bocah-bocah baru lulus dan sudah pasti keterima kalau melamar di situ, karena pasti ada saja yang cabut setelah enggak lama keterima di situ" cerita Egoo. 

"Walau ada pinjol di bawah AFPI dan OJK enggak bikin mereka takut kalau nagih pakai caci makian dan ancaman demi bisa target tiap bulan" imbuhnya. 

"Kalau mereka kurang galak pasti diajarin," kata Egoo.

Mengenai gaji atau upah terkecil yang diterima para debt collector pinjol menurut Egoo cuma Rp 800 ribu. 

Kendati begitu, Egoo tidak menyebut berapa gaji atau upah terbesar yang diterima para debt collector pinjol tersebut. 

Kata Egoo ada sistem pembagian berdasarkan target pelunasan nasabah pinjol. 

"Seinget gue paling kecil gaji itu 800 ribu karena dari target pelunasan nasabah cuma tercapai sekitar 10 hingga 15 persen untuk nominal target gue enggak dikasi tahu karena baru proses interview, " ujar Egoo. 

Meski sudah melalui proses interview dan mengetahui semua proses kerja di sebuah perusahaan pinjol, Egoo akhirnya memutuskan tidak bekerja di tempat tersebut. 

Egoo mengaku dilarang oleh keluarga untuk bekerja sebagai debt collector pinjol. 

"Enggak jadi kerja disitu. Gue mikir lagi ini kerjaan apaan begini banget. Keluarga juga melarang, "katanya.

Artikel ini sudah tayang di TribunStyle.com

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved