Viral Medsos
NASIB 14 Calon Pengantin di Palembang Tertipu, Pemilik WO Jaka Perdana Bawa Kabur Rp 1,3 Miliar
Sedikitnya 14 pasangan calon pengantin di Palembang, Sumsel, menjadi korban penipuan pemilik Wedding Organizer (WO) bernama Jaka Perdana (49).
TRIBUN-MEDA.COM - Sedikitnya 14 pasangan calon pengantin di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi korban penipuan pemilik Wedding Organizer (WO) bernama Jaka Perdana (49).
Akibat perbuatannya yang tidak terpuji tersebut, Jaka Perdana kini mendekam di sel tahanan Polsek Ilir Barat II Palembang, setelah ditangkap di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Jaka Perdana sempat menjadi buronan (DPO) selama satu bulan.
Kapolsek Ilir Barat II Kompol Wira Satria Yudha mengatakan, korban terakhir yang tertipu oleh tersangka Jaka adalah Luthfiyah Hasyim (27).
Korban saat itu telah menandatangani kontrak untuk dan membayar uang muka (down payment/DP) sesuai kesepakatan untuk menggelar acara pernikahan serta resepesi pada Jumat (29/9/2023).
Namun, setelah uang dibayarkan, ternyata pelaku kabur tanpa kejelasan sehingga membuat korban melapor ke polisi.
“Total kerugian para korban itu mencapai Rp 1,3 miliar. Hasil pemeriksaan, korbannya ada 14 pasangan calon pengantin di Palembang,” kata Wira, Sabtu (28/10/2023).
Menilik dari media sosial, khususnya Tiktok, sejumlah akun mengunggah perbuatan tidak terpuji Jaka Perdana.
Cemoohan pun tertuju padanya dengan mengunggah beberapa foto tersangka.
Bahkan di salah satu akun Tiktok Jaka Perdana Wedding Organizer-Palembang, mengunggah foto-foto Jaka yang berpenampilan high class. Penampilannya seakan crazy rich.
Menurut Wira, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan menawarkan jasa wedding organizer (WO) kepada para calon pengantin.
Setelah mendekati hari acara, pelaku pun mendadak hilang tanpa jejak sehingga kasus ini dilaporkan.
“Para korban sebelumnya sudah membayar DP, jumlahnya dari puluhan juta sampai ratusan. Total yang dibawa kabur adalah Rp 1,3 miliar,” ujarnya.
Wira menegaskan, uang hasil penipuan itu digunakan pelaku untuk kebutuhan sehari-hari selama melarikan diri.
Hasil pemeriksaan, uang penipuan itu hanya tersisa Rp 5,6 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jaka-Perdana-WO-Palembang-Ditangkap-Polisi.jpg)