Berita Viral

Viral Insiyur Lulusan ITB Tinggal di Rumah Mewah Terbengkalai, Depresi Anak Meninggal dan Istri Lari

Usut punya usut, ternyata pria yang tinggal di rumah mewah terbengkalai ini bernama Risa Agusti atau biasa disebut Pak Cecep.

Tayang:
Editor: Satia
Istimewa
Insiyur ITB Tinggal di Rumah Terbengkalai 

Akan tetapi, keluarganya itu jarang mengunjunginya.

"Keluarga masih ada di Bandung, cuman kayanya jarang komunikasi ke sini, gatau lah ada apa, namanya internal keluarga, kita taunya keluarganya jarang ke sini,"

Ia mengaku sempat ada seorang perempuan yang datang ke Pak Cecep dari Bandung bahkan meminta bantuan untuk masuk ke dalam rumah mewah terbengkalai tersebut.

"Kalau pun ada kesini minta bantuan saya untuk masuk, ada saudara perempuan yang dateng dari Bandung," ungkapnya.

Pak RT menduga penyebab kondisi Pak Cecep sekarang adalah faktor yang sebelumnya disebutkan.

Baca juga: Perselingkuhan Istri dan Adik Ipar Terkuak, Berawal dari Curiga Karena Anaknya tak Mirip Suami

"Ya mungkin, karena sebab anak meninggal, ditinggal istri dan pekerjaan. Dulu dia kerja, yang nyiptain kancil dia desainnya, dia kan orang ITB kalo gasalah," ungkap Pak RT.

Sebagai informasi, kancil adalah penggantin bajaj atau bermo.

Pak Cecep disebut menjadi salah satu perancang kancil tersebut.

Namun, Pak RT mengatakan meski kondisi seperti itu, Pak Cecep masih melakukan aktivitas meski sangat terbatas

"Dia gitu suka pake blankon, kalo puasa suka ke mesjid," ujarnya.

Baca juga: Persib Bandung vs PSS Sleman Nick Kuipers Absen, Bojan Hodak tak Ambil Pusing, Daisuke Sato Pulih

Warga sekitar pun sempat menawari mengganti rumah Pak Cecep dengan yang baru, namun dia menolaknya.

Soal kebersihan rumahnya, warga sekitar pun sempat menawarkan beberapa kali, namun lagi-lagi Pak Cecep menolaknya.

"Kita mau nebang pohon aja dia (Pak Cecep) nolak, itukan pohon beringin ke musala, itu dia gamau ditebang, dia mikirnya ada orang tua dia gitu di pohon," ungkap Pak RT.

Lebih lanjut, Pak RT mengatakan dulu istrinya sempat masih mengirim untuk keperluan Pak Cecep untuk listrik, namun tak lagi ada.

Ia juga mengatakan bahwa istrinya dulu bekerja di perbankan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved