Berita Internasional

Tinggal Setahun di Hotel, Pasangan Ini Syok Aktivitas Mereka Direkam Diam-diam dan Disebarkan

Kejadian tak terduga dialami oleh pasangan suami istri selama nginap di sebuah hotel. Mereka tak sadar aktivitasnya direkam.

Tayang:
ilustrasi
Ilustrasi video syur 

TRIBUN-MEDAN.com - Kejadian tak terduga dialami oleh pasangan suami istri selama nginap di sebuah hotel.

Mereka tak sadar aktivitasnya direkam.

Pasangan suami istri itu tinggal di hotel tersebut selama kurang lebih 1 tahun dan semua aktivitas mereka direkam orang tak bertanggung jawab.

Mereka pun terkejut saat melihat video yang memperlihatkan wajah mereka beredar di media sosial.

Dilansir dari Eva.vn, hal ini dialami oleh pria bemarga Ho yang merupakan seorang DJ dari China.

Pada bulan Juli tahun lalu, dia pergi ke Hechi, Guangxi untuk mengembangkan karirnya dan menyewa kamar di hotel Nanning Wanzi Qianhong untuk istrinya Tieu Ly.

Pada tanggal 28 Juli tahun ini, Tieu Ly kaget tiba-tiba dikirimi video pribadinya dari akun WeChat asing.

Orang tak dikenal itu juga mengirimkan nomor ponsel dan informasi dokumen yang sesuai dengan yang mereka berikan saat check-in hotel.

Ho beranggapan orang itu sengaja mengiriminya video itu untuk memeras uangnya.

Untuk mengetahui kebenarannya, pada jam 11 malam itu, Ho pergi ke kamar 702 di hotel tersebut dan tanpa diduga menemukan dua kamera.

Mengetahui hal itu, Ho lantas menelepon polisi.

Terkait persoalan ini, pihak hotel menegaskan mereka turut menjadi korban.

Truong, manajer Hotel tersebut pun kaget.

“Siapa yang bisa memasang itu di hotel mereka sendiri,” ujarnya kebingungan.

“Saya bahkan tidak berpikir, akankah seseorang menyabotase pekerjaan mereka sendiri?"sambungnya.

Mereka memeriksa semua kamar di hotel dan menghubungi staf operasi dan sejauh ini hanya menemukan kamar 702 yang memiliki kamera tersembunyi.

Pasca kejadian, pihak hotel bekerja sama dengan polisi, namun hingga saat ini belum diketahui siapa yang memasang kamera tersembunyi tersebut.

Selama ini, pihak hotel dan Ho juga menegosiasikan kompensasi.

Pihak hotel bersedia mengembalikan 4.500 yuan (Rp 9,7 juta) untuk biaya kamar 3 bulan.

Ho menawarkan kompensasi sebesar 30.000 yuan (Rp 65 juta), namun beberapa pemegang saham hotel belum mencapai kesepakatan.

Setelah kejadian ini viral di media sosial,banyak orang yang percaya jika pelaku sengaja masuk ruangan untuk memasang kamera tersembunyi dan merekam aktivitas pasutri itu.

Kemudian mereka mengamil video tersebut dan disebarkan di web illegal untuk mendapatkan keuntungan.

(cr18/tribun- medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved