Liga Spanyol

Presiden Barcelona Mencak-mencak soal Skandal Negreira, Joan Laporta Tuding Real Madrid Dalangnya

Dikutip dari Catalunya Radio, Laporta marah dan menuding ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menjatuhkan Barcelona. 

Tangkapan layar Barcelona
Presiden Barcelona, Joan Laporta memberikan penjelasan terkait kepergian Lionel Messi 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Barcelona, Joan Laporta, mencak-mencak terkait skandal Negreira yang menimpanya, nama Real Madrid pun dibawa-bawa.

Joan Laporta bahkan menilai Real Madrid dibalik dalang skandal Negreire tersebut.

Juara bertahan Liga Spanyol, Barcelona, telah didakwa oleh Hakim Joaquin Aguirre bersalah terkait skandal Negreira.

Skandal Negreira tersebut mulai merebak kasusnya ke permukaan sejak Februari 2023.

Adapun dakwaan yang disematkan kepada Barcelonaditetapkan pada akhir September 2023.

Hakim Joaquin Aguirre mendakwa Barcelona telah melakukan suap kepada eks Wakil Presiden Komite Teknis Wasit (CTA), Jose Maria Enrique Negreira, dalam kurun waktu 17 tahun.

Baca juga: JADWAL Liga Spanyol Pekan Ini 21-24 Oktober 2023, Sergio Ramos Reuni Real Madrid Sebagai Musuh

Dugaan suap yang dilakukan Barcelona terhadap Jose Maria Enrique Negreira terhitung cukup panjang antara 2001 dan 2018.

Laporan menyebutkan Barcelona menyetorkan sejumlah uang yang angkanya menyentuh 7,3 juta euro ke dua perusahaan milik Jose Negreira, yakni DASNIL dan NILSAT.

Dana tadi diduga sebagai uang sogokan El Barca agar Negreira cs memberikan keuntungan dalam hal ini keputusan wasit selama pertandingan berjalan.

Akibat dari kasus ini, eks presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan wakilnya, Sandro Rosell, serta Negreira dan putranya, Javier Enriquez Romero semuanya telah didakwa dan ditahan.

Sementara itu, setelah sekian lama memilih bungkam, presiden Barcelona terkini, Joan Laporta, akhirnya bersuara.

Baca juga: BERITA Barcelona: Joan Laporta Diduga Terlibat Kasus Suap Wasit, Modus Laporan Teknis

Joan Laporta mengeklaim bahwa timnya tidak bersalah.

Penyelidikan terhadap tiga presiden terakhir Barcelona dan klub dianggap telah mencoreng citra klub.

Padahal Laporta sendiri tengah membangun ulang Barcelona untuk meraih kejayaan kembali.

Dikutip dari Catalunya Radio, Laporta marah dan menuding ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menjatuhkan Barcelona

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved