Perang Hamas vs Israel
Meski Belum Terbukti, Iran Klaim Punya Rudal Hipersonik Ancam Israel: 15 Kali Lipat Kecepatan Suara
Iran kembali mengklaim memiliki rudal hipersonik walaupun belum menunjukkan keaslian benda tersebut.
Tanpa Bukti, Iran Kembali Akui Telah Ciptakan Rudal Hipersonik
ICRG menyatakan, rudal hipersonik "Fattah" dapat menonaktifkan semua sistem pertahanan udara, seperti "THAD, ARO, Patriot, Aegis, GBI, Iron Dome, Flakhan Dawood, dan Barak."
Klaim Iran tentang rudal itu tidak dapat dikukuhkan secara independen.
November lalu, dalam puncak protes nasional di Iran, Teheran mengaku telah berhasil mengembangkan rudal supersonik.
Pada saat itu, juru bicara Departemen Pertahanan AS menyatakan skeptis tentang klaim itu dan mengatakan, "Saya menahan diri untuk tidak membahas informasi pribadi atau evaluasi apa pun mengenai masalah itu. Namun demikian, Pentagon memantau dengan cermat setiap kemajuan atau penggunaan teknologi canggih terkait sistem rudal yang berasal dari Iran.”
Pada bulan November, Jenderal Amir Ali Hajizadeh dari Garda Revolusi mengklaim bahwa Iran telah menciptakan rudal hipersonik, tanpa memberikan bukti untuk mendukungnya.
Klaim itu muncul selama protes nasional setelah kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun pada September setelah penangkapannya oleh polisi moralitas negara itu.
Senjata hipersonik, yang terbang dengan kecepatan melebihi Mach 5, atau lima kali kecepatan suara, dapat menimbulkan tantangan penting bagi berbagai sistem pertahanan rudal karena kecepatan dan kemampuan manuvernya.
China diyakini mengembangkan senjata itu, seperti halnya Amerika.
Rusia mengklaim sudah mengerahkan senjata itu dan menggunakannya di medan perang di Ukraina.
Kapal Induk AS USS Gerald R. Ford
Amerika Serikat (AS) telah mengirim kapal perang terbesar mereka, USS Gerald R. Ford ke laut Mediterania, untuk membantu Israel.
Menteri Pertahanan A.S. Lloyd Austin mengumumkan pada hari Minggu (8/10/2023) bahwa USS Gerald R. Ford Carrier Strike Group – yang mencakup kapal induk, kapal penjelajah berpeluru kendali USS Normandy dan empat kapal perusak berpeluru kendali (USS Thomas Hudner, Ramage, Carney dan Roosevelt) – akan menuju ke Laut Mediterania bagian timur pada pekan ini.
“Selain dukungan material yang akan segera kami berikan kepada Israel, menggarisbawahi dukungan kuat Amerika Serikat terhadap Pasukan Pertahanan Israel dan rakyat Israel,” kata Austin dalam pernyataan resminya dikutip dari Yahoo News.
Untuk diketahui, USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk Angkatan Laut terbesar dan tercanggih di dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Iran-mengancam-Israel.jpg)