Breaking News

Tribun Wiki

Bagaimana Cara Merawat Janin Agar Tetap Sehat, Ini Zat Gizi yang Perlu Diperhatikan

Bagi ibu hamil, merawat janin itu sangat penting. Agar nantinya sang anak lahir dalam keadaan sehat, normal dan tentunya menjadi anak cerdas

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas kesehatan bersiap menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada peserta ibu hamil, di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara, Medan, Rabu (1/9/2021). Vaksinasi dosis pertama bagi ibu hamil dengan usia kehamilan 13 minggu hingga 33 minggu tersebut guna melindungi ibu dan janin dari terinfeksi Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Bagi ibu hamil, cara merawat janin agar tetap sehat tentunya sangat penting.

Jangan sampai kandungan yang mungkin sudah lama diidam-idamkan justru berakhir tidak sesuai harapan.

Agar janin tetap sehat dan bisa lahiran dengan normal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil.

Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr Boy Abidin SpOG(K), dalam merawat kandungan, maka ibu hamil harus memperhatikan zat gizi yang ia konsumsi.

Baca juga: 10 Makanan dengan Nama Aneh dari Indonesia, Ada Peler, Kentut Sampai Bajingan

Dilansir dari TribunJakarta.com, dr Boy Abidin mengatakan, ada delapan zat gizi yang penting dukung kehamilan sehat pada ibu.

Pertama, adalah asam folat. Zat gizi ini membantu pembentukan sel darah merah dan memelihara pertumbuhan sekaligus perkembangan janin.

Asam amino ini ternyata juga mempengaruhi tumbuh kembang susunan saraf pusat yang ada pada bayi.

Kedua, adalah zat besi yang berfungsi membantu pembentukan hemoglobin.

Jika kekurangan zat besi, maka ibu berisiko anemia.

Baca juga: Daftar Lengkap Nama 29 Kapolres Jajaran Polda Sumut Oktober 2023 di Bawah Komando Irjen Agung

Saat ibu mengalami anemia, akan berdampak pada bagi, khususnya pada perempuan.

 "Apa lagi kalau ibu hamil anak perempuan. Anak perempuan yang selama di kandungan ibunya mengalami anemia, saat dia lahir akan bermasalah dengan menstruasi," paparnya lagi.

Ketiga adalah vitamin B6 yang membantu metabolisme energi dan pembentukkan janin.

Lalu ada vitamin B12 yang berfungsi membantu pembentukan sel darah merah.

Selain itu kedua zat ini berkaitan dengan pembentukan jaringan s araf anak.

Baca juga: 9 Rahasia Sederhana Merawat Kesehatan Mentalmu

"Harus dibentuk dengan bagus. Artinya kalau rumah ada listriknya, kalau tidak ada kabelnya, maka tidak bisa menerangi rumah itu. Istilahnya jadi lemot otaknya," kata dr Boy lagi.

Keempat, serat pangan yang membantu memelihara fungsi pencernaan.

Hal ini penting, karena kalau anak kurang serat pangan nanti akan ada masalah pencernaan pada buat ibu hamil dan bayi.

Selain itu ada pula risiko masalah intoleran laktosa dan sebagainya.

Kelima adalah kalsium, zat ini sangat penting untuk pembentukan tulang gigi dan rambut. Semua itu harus dilakukan sejak kandungan.

Baca juga: Apa itu Bom Fosfor dan Dampak Buruknya Bagi Kesehatan Serta Lingkungan

Keenam adalah protein. Zat ini bermanfaat untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Protein merupakan salah satu komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

Ketujuh adalah zinc. Konsumsi zinc yang cukup dapat berkontribusi pada fungsi normal daya tahan tubuh, apa lagi dengan disertai diet seimbang.

Kedelapan adalah yodium, yang berfungsi dalam pembentukan hormon tiroid.

"Intinya mau punya anak sehat dan berkualitas disiapkan sejak kandungan," pungkasnya.

Baca juga: Kebiasaan Menggigit Kuku Ternyata Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Lakukan 10 Langkah Sehat

Bagi Anda ibu hamil, disarankan untuk melakukan langkah sehat berikut ini.

Apa saja langkah sehat tersebut, simak ulasannya.

Makanlah makanan bergizi

Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang kaya protein, vitamin, mineral, dan serat.

Makanan seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian, dan produk susu yang rendah lemak dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi Anda dan janin.

Perbanyak asupan air

Minumlah banyak air putih setiap hari untuk menjaga tubuh Anda terhidrasi dengan baik.

Air membantu dalam pembentukan cairan ketuban yang penting bagi perkembangan janin.

Hindari zat-zat berbahaya

Jauhkan diri Anda dari alkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang.

Zat-zat ini dapat berdampak negatif pada perkembangan janin dan menyebabkan masalah kesehatan.

Periksakan diri secara teratur

Rutinlah melakukan pemeriksaan kehamilan dengan dokter atau bidan.

Pemeriksaan ini penting untuk memantau perkembangan janin dan mendeteksi masalah kesehatan jika ada.

Istirahat yang cukup

Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup setiap hari.

Tidur yang baik dan cukup membantu tubuh Anda dan janin dalam proses pemulihan dan pertumbuhan.

Hindari stres

Usahakan untuk menghindari situasi yang dapat menyebabkan stres berlebihan.

Stres yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan Anda dan janin.

Jaga kebersihan

Selalu menjaga kebersihan diri, termasuk mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.

Hindari juga kontak dengan hewan yang berpotensi membawa penyakit.

Lakukan aktivitas fisik yang aman

Konsultasikan dengan dokter atau bidan Anda mengenai jenis dan intensitas aktivitas fisik yang aman untuk Anda lakukan selama kehamilan.

Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu menjaga kesehatan dan kebugaran Anda.

Konsumsi suplemen yang direkomendasikan

Dokter atau bidan Anda mungkin akan merekomendasikan suplemen seperti asam folat atau zat besi untuk memenuhi kebutuhan gizi tambahan selama kehamilan.

Pastikan Anda mengikuti anjuran dan dosis yang diberikan.

Hindari paparan bahan kimia berbahaya: Hindarilah paparan terhadap bahan kimia berbahaya seperti pestisida, cat, atau bahan pembersih yang kuat.

Bahan-bahan ini dapat berdampak negatif pada perkembangan janin.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved