Ajudan Kapolda Tewas
Tewas Tertembak, Brigpol Setyo Herlambang Tinggalkan 1 Anak dan Istri, Polda Dalami Kasusnya
Saat ini, tim gabungan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Brigadir Polisi Setyo Herlambang tewas mengenaskan di dalam rumah dinas, diduga tertembak senjata api miliknya sendiri.
Ajudan Kapolda Kalimantan Utara ini tewas bersimbah darah dan disampingnya terlerak senjata.
Kematian Brigpol Setyo Herlambang ini masih menjadi misteri dan diselidiki oleh Polda Kaltara.
Dikutip dari Tribunbengkulu.com, senjata api yang ditemukan jenis HS-9 dengan No. Senpi : HS178837 yang merupakan Inventaris Dinasnya.
Baca juga: AROGANNYA Polisi Injak Kepala Warga Saat Ricuh Eksekusi Lahan di Lampung : Karolres Minta Maaf
Adapun dugaan sementara tewasnya Brigpol Setyo Herlambang lantaran adanya kelalaian.
Sosok Berprestasi
Setya Herlambang merupakan seorang polisi berpangkat Brigadir Polisi (Brigpol).
Ia bertugas sebagai ajudan dari Kapolda Karltara Irjen Pol Daniel Adtyajaya.
Baca juga: PILU Panglima Pajaji Nangis Lihat Anak-anak Rempang Memohon Hingga Teriak Takbir Agar Tak Direlokasi
Selain menjadi ajudan, ternyata sosok Brigpol SH mempunyai prestasi tak sembarangan.
Sebelum menjadi ajudan, ia pernah menjabat sebagai Banit 3 Subden 1 Den Gegana Sat Brimob Polda Kaltara.
Brigpol SH pernah masuk sebagai pasukan Gegana yang termasuk dalam pasukan elit.
Menjadi pasukan Gegana Korps Brimob Polri cukup membanggakan.
Baca juga: SOSOK Brigadir Setyo Herlambang, Polisi yang Tewas Tertembak Pistol di Rumah Dinas Kapolda Kaltara
Berbagai terror yang terjadi di Indonesia baik menggunakan senjata api, bom maupun bahan kimia lainnya dapat ditangani dengan baik.
Para personel Gegana dilengkapi dengan kemampuan dan peralatan yang mumpuni dapat menganalisa setiap perkembangan jenis terror terutama yang menggunakan bahan peledak.
Pasukan Gegana Korbrimob ini juga merupakan unsur pelaksana utama yang berada di bawah Dankorbrimob Polri.
Danpas Gegana bertugas Membina, Mengawasi dan Mengendalikan Satuan-satuan dalam lingkungan pasukan Gegana.
Baca juga: Ajudan Kapolda Ditemukan Tewas di Rumah Dinas, Kabid Humas: Diduga Tertembak Senjata Sendiri
Dengan rekam jejak menjadi ajudan dan juga pernah menjadi bagian dari pasukan Gegana tentu, prestasi Brigpol SH diperhitungkan.
Sebelum bertugas di Polda Kaltara, Brigpol SH merupakan anggota polisi asal Kendal, Jawa Tengah, atau di kawasan Semarang, ibukota provinsi Jawa Tengah.
Diketahui sosok Brigpol SH telah berkeluarga.
Brigpol SH meninggalkan seorang istri dan anak yang masih kecil.
Kronologi
Kronologi Brigpol Setyo Herlambang yang merupakan ajudan kapolda Kaltara ditemukan tewas tertembak di dalam kamar di rumah dinas di kawasan Kalimantan Utara (Kaltara).
Adapun insiden tersebut terjadi pada Jumat (22/9/2023) sekitar pukul 13.10 WITA di rumah dinas dalam kamar.
Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Budi Rachmat mengatakan jika korban merupakan anggot Banit 3 Subden 1 Den Gegana Satuan Brimob Polda Kaltara yang kini diperbantukan menjadi ajudan Kapolda Kaltara Irjen Daniel Aditya Jaya.
Baca juga: Bikin Tercengang Petugas, Wanita ini Selundupkan 16 Kadal Langka di Branya, Begini Nasibnya
Budi menyebut dari hasil olah TKP sementara, saat kejadian Brigpol Setyo Herlambang seorang diri di dalam kamar.
Sejauh ini, Budi membantah jika korban tewas karena bunuh diri melainkan diduga karena kelalaian saat memegang senjata api tersebut.
"Kalau bunuh diri asusmsinya jauh, karena kalau fakta-fakta ke situ nggak ada. Dia kan orangnya nggak ada masalah, saya kenal baik sama dia," ucapnya.
Baca juga: VIRAL Siswa Harus Bayar ke Toilet Sekolah, Guru tak Setuju Dimutasi, Fasilitas Sekolah Disinggung
Kapolda Kaltara Dalami kematian
Sementra itu Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Aditya Jaya mengucapkan bela sungkawa atas tewasnya ajudan atau pengawal pribadi (walpri), Brigpol Setyo Herlambang.
Korban diketahui tewas karena kelalaiannya saat memegang senjata api (senpi) sehingga diduga tertembak dan mengenai dirinya.
Baca juga: HEBOH Anjing Pelacak Gigit Komandan Polisi, Netizen Pertanyakan Isi Celana
"Benar informasi tersebut mas, Kami dan jajaran Polda Kaltara berduka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum," kata Daniel kepada Tribunnews.com, Jumat (22/9/2023) malam.
Daniel mengatakan ajudannya tersebut ditemukan tewas di dalam kamar rumah dinas pada siang ini.
Saat ini, lanjut Daniel, tim gabungan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
"Saat ini tim gabungan Dit Rekrimum, Bid Propam, dan Bid Dokes sedang penyelidikan mendalam untuk mengungkap kematian almarhum," tuturnya.
Artikel ini Tayang di Tribun Bengkulu
Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News