Berita Viral

Nasib Terkini Balita 3,5 Tahun di Ponorogo Tercemplung Panci Sayur Mendidih, RS Tak Mampu Tangani

Beginilah nasib terkini balita 3,5 tahun di Ponorogo yang tercemplung ke panci sayur mendidih. Adapun balita bernama Ramadani Pelangi itu mengalami lu

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Nasib terkini balita 3,5 tahun di Ponorogo yang tercemplung ke panci sayur mendidih. 

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo menyatakan bahwa biaya rumah sakit balita Ramadani Pelangi Qurani yang tercemplung panci isi kuah sayur panas ditanggung pemerintah.

“Keluarganya tidak mampu dan tidak punya KIS (Kartu Indonesia Sehat). Jadi semua ditanggung oleh pemerintah,” ujar Kepala Dinsos P3A Ponorogo, Supriyadi, Rabu (20/9/2023)

Baca juga: Respon Beda Ganjar dan Prabowo Soal Peluang Bersatu di Pilpres 2024 hingga PDIP Buka Kemungkinan

Baca juga: Demokrat Usung Prabowo, PKB Yakin tak Gerus Target Suara 65 Persen di Sumut untuk Anies-Cak Imin

Kronologi

Sebelumnya nasib pilu dialami bocah 3 tahun asal Ponorogo yang kecemplung panci sayur panas.

Sekujur tubuh bocah 3,5 tahun itu melepuh hingga luka bakarnya capai 50 persen.

Begini kronologi bocah 3,5 tahun hingga tercemplung ke panci sayur mendidih.

Adapun saat kejadian, orangtua korban mendengar tangisan anaknya.

Setelah melihat apa yang terjadi, sang orangtua langsung histeris melihat sang anak sudah nyemplung ke panci panas tersebut.

Kronologi Bayi Jatuh ke Ember Air Mendidih, Tangis Bayi Memilukan, Ini Pengakuan Sang Ibu
Kronologi Bayi Jatuh ke Ember Air Mendidih, Tangis Bayi Memilukan, Ini Pengakuan Sang Ibu (the sun)

Adapun sosok balita di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur itu berinisial RPQ.

Ia tercebur dalam panci berisi kuah sayur panas.

Akibatnya, RPQ mengalami luka melepuh di sekujur tubuhnya hingga 50 persen.

Bidan Desa Pulosari, Suyati mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/9/2023).

“Luka bakarnya sampai 50 persen. Kebanyakan lukanya ditemukan pada bagian badan bawah,” ucap Suyati dikutip Tribun-Medan.com dari Kompas.com, Rabu (20/9/2023).

Diketahui, kejadian tersebut bermula saat kedua orangtua balita itu menyiapkan dagangan sayur matang.

Orangtua korban merupakan penjual sayur yang biasanya berjualan di depan rumah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved