Viral Medsos
KRONOLOGI Bupati Maluku Tenggara Perkosa Pekerja Kafenya yang Kini Dinikahi dengan Mahar Rp 1 Miliar
Korban, TA (21) , ternyata bekerja di kafe miliki sang Bupati Maluku Tenggara di Kota Ambon. TA belum genap bekerja 3 bulan.
Pertama, TA diminta mengantarkan teh ke kamar bupati dan setibanya di kamar, malah mengelus tangan dan kepala TA.
Kemudian, TA ketakutan dan langsung turun dari lantai 3 untuk menceritakannya kepada rekan kerjanya.
Lalu, teman-temannya menyimpulkan bahwa sang bupati hanya menunjukkan rasa sayangnya saja.
Kedua, pada Juni 2023, korban TA diminta mengantarkan teh kepadanya lagi.
Begitu TA naik ke lantai 3, sang bupati sedang duduk di ruang makan.
Ketika hendak turun, bupati minta korban untuk memijat tangannya, lalu korban menurutinya.
Dalam kesempatan itu, tiba-tiba korban dipeluk hingga meremas payudara korban.
Korban juga disuruh untuk ke kamar oleh sang bupati. Ketika di dalam kamar terjadi rudapaksa.
Setelah itu korban disuruh pergi ke kafe dengan bingung dan ketakutan.
Ketiga, pada Agustus 2023, korban kembali diminta antarkan teh oleh sang bupati.
Akhirnya korban menurutinya, namun dengan berani TA membawa handphone untuk merekam.
Dalam rekamannya ada percakapan antara bupati dengan korban.
Bupati menanyakan 'amankah? apakah ada yang tahu kamu naik ke sini? bisa cium tidak?'
Rekaman tersebut diduga sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kemudian, setelah peristiwa ketiga ini, korban berhasil melarikan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Maluku-Tenggara-Terjerat-Kasus-Dugaan-Rudapaksa-Sempat-Dilaporkan-Kini-Malah-Nikahi-Korban.jpg)