Berita Viral

Syoknya Orang Tua ini, Paginya Masih Buatkan Sarapan Anak, Pulang Sekolah Lihat Sudah Jadi Mayat

Teman korban bernama Renaldi lalu berusaha menyelamatkannya, tetapi korban yang panik membuat Renaldi juga terperangkap di dalam air

Tayang:
Editor: Satia
HO via t r ibunnews.com
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tragis, seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sibolga tewas saat berenang di dermaga.

Orang tua syok ketika melihat anaknya tewas mengenaskan tenggelam di dermaga.

Saat di lokasi, orang tuanya syok membawa jenazah anaknya ke rumah.

Baca juga: Bolivia vs Argentina, Lionel Messi Berambisi Lampui Rekor Gol Luis Suarez, Akses Link Live

Dikutip dari Tribunnewsmaker.com, siswa SMP berinisial FL (14) tewas tenggelam, saat berenang di Dermaga Pelabuhan Lama, Kelurahan Kota Beringin, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (9/9/2023).

Jasad korban ditemukan tim SAR setelah 1 hari pencarian.

Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu Suyatno mengatakan, peristiwa bermula sekitar pukul 13.00.

Baca juga: Kisah Cinta Bocah SD Dengan Ibu Guru, Sering Kepergok Berduaan, Berhubungan Intim Hingga Hamil

Awalnya korban baru pulang sekolah.

Bersama teman-temannya, korban lalu berenang di dermaga pelabuhan tersebut.

Namun sekitar pukul 14.30, korban tiba-tiba tenggelam dan minta tolong saat berenang.

"Teman korban bernama Renaldi lalu berusaha menyelamatkannya, tetapi korban yang panik membuat Renaldi juga terperangkap di dalam air," ujar Suyatno, Minggu (10/9/2023).

Baca juga: Pernyataan Sikap Juventus Terkait Pogba yang Ketahuan Pakai Doping, Ancam Skor Bisa 4 Tahun

Karena kepanikan itu, tangan korban terlepas dari tangan Renaldi, korban pun tenggelam.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke BPBD Kota Sibolga.

Pencarian langsung dilakukan, hingga akhirnya pada Minggu (10/9/2023) pukul 06.15, jasad korban berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Terungkap Sejumlah Artis, Model, Selebgram Jadi Pemeran dalam Rumah Produksi Film Dewasa di Jaksel

"Saat ditemukan korban dalam keadaan telungkup di dasar air," ujar Suyatno.

Korban, sambung Suyatno, sempat dibawa ke Rumah Sakit Dr FL Tobing untuk dilakukan visum.

Baca juga: Dianggap Sepele Ini Bahaya Mengunakan Sedotan Plastik, Bahan Kimia Dapat Terurai dalam Tubuh

Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"(Pihak rumah sakit) menyimpulkan bahwa korban meninggal murni akibat tenggelam.

Keluarga korban juga telah memberikan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka tidak akan menuntut atas kematian korban.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman," tutup Suyatno.

 

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved