PSDS Deli Serdang
PSDS Deli Serdang Gagal Curi Poin di Laga Tandang Perdana, Ditekuk Semen Padang 2-0
PSDS Deli Serdang gagal mendapatkan poin melawan Semen Padang FC pada pertandingan away Liga 2 Pegadaian di Stadion H Agus Salim Minggu.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, PADANG - PSDS Deli Serdang gagal mendapatkan poin melawan Semen Padang FC pada pertandingan away Liga 2 Pegadaian di Stadion H Agus Salim Minggu, (10/9/2023). Pada pertandingan ini Traktor Kuning harus mengakui kekuatan dari Kabau Sirah. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0.
Pada babak pertama kedua tim sama-sama tampil ngotot. Meski beberapa kali Semen Padang FC melakukan serangan namun penjaga gawang Rafly Mahreza masih bisa melakukan penyelamatan. Sementara dua pemain asing PSDS Deli Serdang Noriki Akada dan Nkoto Synous Masoabi yang berada di posisi depan belum bisa berbuat banyak.
Pertahanan yang berlapis membuat keduanya belum bisa mencetak gol. Sampai turun minum skor masih kacamata. Memasuki babak kedua anak-anak asuh pelatih Delfiadri pun terus melakukan serangan ke PSDS. Taktik dan strategi baru yang disusun berhasil berjalan baik 2 menit kemudian.
Lemparan bola out dari Semen Padang tidak mampu dikawal pemain Traktor Kuning.
Ikechukwu Kenneth Ngwoke yang mendapat bola liar berhasil menanduk bola ke gawang PSDS dan merubah kedudukan. Keganasan ikechukwu pada pertandingan inipun bukan hanya sekali.
15 menit kemudian ia pun menambah sumbangan gol kembali. Umpan krosing dari sayap kiri Semen Padang tidak mampu ditepis Rifky Wahyudi. Dengan mudah pesepakbola asal Nigeria itupun dengan mudah kembali menanduk ke kiri pojok gawang Rafli Mahreza. Meski sempat beberapa kali kedua tim melakukan pergantian pemain hingga pluit akhir wasit Fibay Rahmtullah skor 2-0 masih belum berubah.
Pelatih Kepala PSDS, Susanto merasa kurang puas dengan permainaanak-anaknya. Menurut dia babak pertama pemainnya sudah berhasil menguasai permainan. Namun memasuki babak kedua konsentrasi pemainnya mulai berkurang sehingga menjadi kebobolan.
"Kami kurang beruntung. Awal main kami cukup baik. Faktor kekalahan kita hari ini yaitu kurang konsentrasi dan timing yang terlambat dari Rifky Wahyudi tadi untuk memotong striker lawan. Ini akan menjadi evaluasi kami ke depan," kata Susanto.
Ia mengakui kehebatan lemparan Kapten Semen Padang Rosad Setiawan. Menurut Susanto, kedua gol bahkan peluang lainnya berawal dari lemparan out atau throw in yang sangat kuat dan terarah.
"Kita akui lemparan Rosad sangat baik. Sehingga merepotkan tim kami dan menjadikan kecolongan 2 gol," imbuh Susanto.
(dra/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemain-PSDS-Nkoto-Synous-Masoabi-berusaha-menguasai-bola.jpg)