Viral Medsos

Sosok Wanita Pengemudi Pajero Sport yang Lindas Balita Angkat Bicara: Dari Awal Saya Tanggung Jawab

Sosok wanita berinisial AT pengemudi Pajero Sport yang melindas balita usia 15 bulan di Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya muncul ke publik.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Tangkap layar video
Sosok wanita berinisial AT pengemudi Pajero Sport yang melindas balita usia 15 bulan di Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya muncul ke publik. (Tangkapan layar video) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok wanita berinisial AT pengemudi Pajero Sport yang melindas balita usia 15 bulan di Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya muncul ke publik.

AT buka suara setelah kasusnya dilaporkan ke polisi oleh orangtua balita tersebut. Ia pun menceritakan awal mula kejadian nahas yang menimpanya.

Kata dia, dalam peristiwa yang ujungnya menjadi viral di media sosial itu memang dirinyalah yang mengemudikan mobil Pajero Sport tersebut.

AT menjelaskan, saat melintas di lokasi, dirinya sama sekali tidak melihat ada seorang bocah yang tengah bermain.

Ia pun mengaku tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

"Awalnya itu saya tidak tahu sama sekali bahwa ada orang (anak) saya senggol waktu itu kejadian. Setelah pas teriak ibunya baru saya berhenti. Di situ saya tidak ada rasa bahwa sudah senggol anak-anak," jelas AT di kediamannya di bilangan Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (5/9/2023), dikutip dari Kompas.com.

Saat itu, sang ibu balita dilihat oleh AT menggendong anaknya lari menjauh.

AT pun sempat bertanya terkait kondisi sang balita. "Saya sempat balek, terus ada ibunya bawa lari anaknya. Saya sempat panggil tanyakan kenapa itu anak? Dia jawab tidakji (tidak apa-apa) jadi saya jalanmi juga, karena dia jawab saya tidak ada apa-apa," bebernya.

Tak lama, pihak keluarga balita menghubungi AT menyampaikan bahwa balita inisial IR itu sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk dilakukan pemeriksaan.

"Saya ditelfon, pertanyakan bahwa tadi saya senggol anak-anak dibawa ke RS, jadi saya menyusul juga ke RS. Di RS saya bertanya ke dokter kondisi ini anak bagaimana, dokter jawab tidak apa-apa. Jadi saya bertanya lagi jadi dok bagaimana solusinya, dokter jawab bisa pulang karena ini anak-anak tidak apa-apa," ungkapnya.

Seiring berjalannya waktu, AT kemudian didatangi kembali oleh pihak keluarga balita untuk menyampaikan keluhan kondisi balita yang disebut kian mengkhawatirkan.

AT pun kembali mengikuti permintaan pihak keluarga. "Sempat juga waktu itu, bapak anak ini tanya saya tentang keadaan anaknya. Dia bilang katanya anaknya pincang tidak bisa jalan jadi saya bilang bagaimana? Saya tawarkan ke RS untuk diperiksa, mau bawa pergi urut silakan juga bawa nanti saya tanggung," tutur AT.

"Dia jawab mau diurut, jadi saya arahkan untuk bawa saja nanti selesai saya kasih biaya untuk bayar urut. Dari awal ini saya ada tanggung jawab, saya tanggung jawab sepenuhnya, saya bawa ke RS dua kali. Karena prinsip saya itu apapun yang terjadi saya tanggung jawab, tidak ada unsur kesengajaan di sini," sambungnya.

Namun atas peristiwa ini, AT juga menyampaikan permohonan maaf terhadap pihak keluarga balita dan mengaku siap bertanggung jawab penuh atas kejadian yang menimpa balita IR.

"Atas nama pribadi saya siap untuk bertanggung jawab jika nanti kedepannya ada apa-apa terhadap anak ini. Saya juga meminta maaf kepada seluruh pihak keluarga anak ini," tandasnya.

Dari informasi, balita IR juga telah menjalani pemeriksaan intensif di Rumah Sakit (RS) kedua kalinya guna mengantisipasi adanya luka parah akibat kecelakaan itu.

Namun dari keterangan keluarga balita IR berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ada ditemukan adanya luka serius pada tubuh mungil balita laki-laki itu.

Paman balita IR yakni Wawan mengungkapkan, bengkak pada kaki IR disebut dokter merupakan proses pembengkakan pada otot.

"Hasil pemeriksaannya tadi itu negatif, tidak ada patah tulang, itu pembengkakan otot. Kita masih koordinasi dengan keluarga kalau masih kurang puas dengan hasilnya kita mau bawa ke RS lain," ucapnya.

Viral di media sosial

Sebelumnya diberitakan, beredar sebuah video seorang bocah laki-laki di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilindas mobil mewah jenis Pajero Sport.

Dalam video itu terlihat mobil Pajero Sport tersebut dikemudikan oleh seorang wanita yang disebut merupakan pengusaha kaya.

Dari video yang dilihat Kompas.com, berawal saat bocah kecil ini tengah bermain di dalam lorong. Tak lama muncul Pajero Sport berwarna hitam. Roda depan Pajero Sport itu pun kemudian melindas kaki sang bocah hingga terjatuh.

Setelah tersungkur, giliran roda belakang mobil Pajero Sport itu kembali melindas badan bocah tersebut.

Di situ, sang ibu balita itu kemudian panik dan langsung membawa sang anak masuk ke dalam rumah. Beruntungnya meski terlindas sebanyak dua kali, bocah laki-laki itu masih bisa selamat.

Belakangan diketahui, peristiwa yang menimpa sang balita berinisial IR berusia 1 tahun 3 bulan itu terjadi di gang kecil Jalan Adiyaksa Baru Lorong 7, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (18/8/2023) lalu.

Terekam CCTV

Kejadian tersebut terekam dalam CCTV di lokasi kejadian, tepatnya di Jl Adiyaksa Raya, Lorong 7, Kecamatan Panakkukang.

Tampak dalam video, mobil Pajero hitam tersebut dikemudikan seorang perempuan berkerudung. Ia tampak melintas saat anak yang belum diketahui identitasnya itu, bermain di jalan setapak.

Mulanya mobil yang melaju pelan tersebut menabrak sang bocah.bSaat tertabrak, bocah terjatuh dan terlindas ban depan mobil. Setelah itu, pengemudi berhenti sejenak dan melihat anak malang tersebut.

Bukannya turun membangunkan sang bocah, pengemudi itu malah melaju lagi hingga roda belakang mobil kembali melindas bagian kaki sang bocah.

Ibu korban yang melihat anaknya tergelatak dan kembali terlindas roda mobil bagian belakang, pun sigap mengambil anaknya. Setelah itu, barulah si pengemudi berhenti sejenak lalu beranjak lagi.

Kondisi Balita

Dikutip dari TribunMakassar.com kondisi bayi tersebut berangsur membaik. Pasalnya, meski terlindas roda depan dan belakang Pajero hitam yang dikemudikan Haja Aty, bocah malang itu dalam kondisi baik-baik saja. Hal itu dikuatkan dengan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Hermina, Makassar, Selasa (5/9/2023) siang.

Dan hasilnya kata keluarga sang bocah, Wawan, ponakannya itu tidak mengalami luka berat. "Hasil pemeriksaannya tadi, tidak ada patah tulang. Saya diminta ke rumah sakit lain karena masa tidak ada ditemukan sama sekali," ujar Wawan saat dikonfirmasi wartawan.

Adapun yang dianggap bengkak di bagian paha lanjut dia, hanyalah pembekakan otot. "Katanya, pembengkakan otot ji itu. Saya baru mau koordinasi dengan sepupu, kalau masih belum puas kita ke rumah sakit lain," ujarnya

Langkah pemeriksaan rumah sakit itu dilakukan setelah pihak keluarga korban dan pengemudi dimediasi oleh Satlantas Polrestabes Makassar.

Penabrak Ditahan

Pajero hitam berplat DD 7 ATY itu kini diamankan di Pos Laka Lantas Polrestabes Makassar, Jl Toddopuli Raya, Senin malam.

"Tadi kita amankan barang bukti (juga). Terus dari kedua belah pihak sudah sepakat, untuk mediasi," kata Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Amin Toha.

"Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan musyawarah. Namun demikian tentunya kami mohon waktu terkait hal ini," sambungnya.

Dalam kasus itu, lanjut Amin Toha, si pengemudi Haja Aty dipertemukan dengan ibu korban, Arni (32).

Dalam pertemuan mediasi itu lanjut Amin, Haja Aty bersedia membawa korban IR ke rumah sakit untuk diperiksa.

"Rencana (hari ini) akan dibawa ke rumah sakit Hermina untuk dilakukan cek medis secara lengkap," jelasnya.

(*/Tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Angkat Bicara Usai Lindas Balita di Makassar, Pengemudi Pajero Sport: Dari Awal Saya Sudah Tanggung Jawab'

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved