Berita Viral
Prewedding Bawa Petaka, Gegara Nyalakan Flare Gunung Bromo Kebakaran Sampai Ditutup Total
Prewedding membawa petaka. Gara-gara pasangan preweding yang nyalakan flare, Gunung Bromo kebakaran hingga ditutup total
TRIBUN-MEDAN.COM – Prewedding membawa petaka, itulah kalimat yang disematkan dalam insiden kebakaran Gunung Bromo.
Adapun dua sejoli yang sedang prewedding di area Padang Savana, Gunung Bromo ini berujung membuat kebakaran.
Diketahui, pasangan bersama tim nya yang berjumlah enam orang tengah menggelar foto prewedding sembari menyalakan flare di Gunung Bromo.
Namun nahas, saat prosesi prewedding tengah berlangsung, kobaran api muncul melahap area wisata yang asri itu.
Bahkan hingga berujung wisata Gunung Bromo ditutup total.
Adapun diketahui kronologinya bermula dari video berdurasi 41 detik yang memperlihatkan enam pengunjung dengan santai membawa perlengkapan kamera di sekitar Padang Savana.
Padahal, kobaran api menyala di belakang mereka.
"Ini dia orang-orang yang membuat kebakaran, masih santai-santai. Ini santai banget dong mereka. Gak bertanggungjawab nih orang," kata suara dalam video.
Dalam narasi yang diucapkan di video tersebut, disebutkan orang-orang membuat kebakaran tapi mereka masih santai beraktivitas.
Di video itu juga tertera keterangan tertulis yang menjelaskan terduga pelaku yang menyalakan flare telah diamankan di Polres Probolinggo untuk dimintai keterangan dalam rangka penyelidikan lebih lanjut.
"Nih orang-orang sedang membuat kebakaran seperti ini tapi masih santai-santai. Nih orangnya! Nah, santai banget dong mereka. Wah, tidak mau tanggungjawab nih orangnya," ucap seseorang dalam video tersebut.
Setelah itu, video menunjukan pemandangan api yang menyala pada malam hari.
Api terlihat menjulur ke atas perbukitan.
Terlihat seperti sebuah garis berbelok-belok dengan kobaran api.
"Ini gara-gara prewedmu, jadinya seperti ini. Malam-malam di Bromo karena ulahmu. Banyak yang kalian rugikan," ucap seseorang yang lain di video yang sama.
Diamankan
Terkait hal ini, Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo, Aipda Eko Apriyanto membenarkan peristiwa ini.
Enam orang pengunjung tersebut sudah diamankan di Polsek Sukapura.
"Benar ada 6 orang yang diamankan dan sempat dibawa ke Polsek Sukapura. Sekarang masih dalam perjalanan menuju Polres Probolinggo. Informasi sementara, kebakaran dikarenakan enam pengunjung menyalakan flare," ujarnya.
Baca juga: Gunung Bromo Kebakaran Gegara Pasangan Prewedding Nyalakan Flare Sampai Berujung Ditutup Total
Baca juga: Mahasiswi Asal Belitung Hilang Misterius di Yogyakarta, Terkuak Sejak 2019 Sudah Tak Kuliah Lagi
Adapun keenam pengunjung tersebut telah tiba di Mapolres Probolinggo, sekira pukul 12.00 WIB, Kamis (7/9/2023).
Pengunjung itu terdiri dari dua perempuan dan empat laki-laki.
Mereka datang membawa perlengkapan kamera, ransel, dan busana.
Mengenakan masker, mereka langsung berjalan menuju ruang Unit Tipidter Satreskrim Polres Probolinggo.
"Penyidik masih melakukan pemeriksaan. Nanti hasilnya akan segera kami sampaikan. Mohon waktu," kata AKBP Wisnu Wardana.
Dia melanjutkan, pihaknya berencana langsung akan menggelar rilis terkait hal ini. .
"Apabila pemeriksaan telah tuntas dan sudah ada hasilnya, akan segera kami rilis," tukasnya.
(*/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gunung-Bromo-kebakaran-gegara-pasangan-prewedding-yang-menyalakan-flare1.jpg)