News Video
Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Asahan Mulai Keluhkan Demam dan Menderita Gatal-gatal
Berhari-hari terendam banjir, warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan mulai keluhkan demam dan mengalami gatal-gatal.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap |
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Berhari-hari terendam banjir, warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan mulai keluhkan demam dan mengalami gatal-gatal.
Nining, salah seorang pengungsi menjelaskan dirinya kini terpaksa harus tinggal di dalam sebuah gubuk dadakan yang dibangun suaminya, Rabu(6/9/2023) dini hari karena air mulai tinggi dan memasuki rumahnya.
Di gubuk berukuran 2x2 itu, diisi empat orang anggota keluarga yang terdiri dari dirinya, suami dan dua orang anaknya.
Bayi berusia dua tahun, turut ikut merasakan dinginnya malam di gubuk pengungsian yang berdinding sepanduk dan papan.
"Yang kami butuhkan saat ini tendalah, perobatan, sembako, karena udah gaada yang kerja karena banjir ini," kata Nining.
Nining mengungkapkan, saat mengevakuasi diri, ia sempat panik karena anaknya yang masih berusia dua tahun mengalami demam tinggi.
"Tadi malam rewel, di ayun didalam itu juga menangis aja. Ditambah tadi malam hujan, tampiasan air masuk dan membuat kami setengah basah," katanya.
Katanya, air deras mulai masuk ke dalam rumah sejak pukul 01.30 wib dan terpaksa membuat dirinya dan keluarga mengungsi.
"Air bersihlah tolong, untuk kami masak dan minum. Karena tidak mungkin dengan air ini," harapnya.
(cr2/tribun-medan.com)