Berita Seleb

KLARIFIKASI MUI Soal Viral Kabar Oklin Fia Diangkat jadi Duta MUI Usai Konten Jilat Es Krim

Dalam unggahan di media sosial Umi Pipik dan Marissya Icha, keduanya tampak mendatangi Bareskrim Mabes Polri.

Tayang:
Instagram
Oklin Fia 

"Tidak ada rencana untuk itu dan MUI tidak dalam kapasitas untuk mengangkat duta," kata Ni'am saat dikonfirmasi, Selasa (5/9/2023).

Ia menjelaskan, MUI menghargai semua pihak yang mengakui kesalahan dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya.

Ambisi Oklin Fia jadi Orang Kaya, Pernah Memulung Hingga Kini Terkenal dengan Konten Vulgar
Ambisi Oklin Fia jadi Orang Kaya, Pernah Memulung Hingga Kini Terkenal dengan Konten Vulgar (Instagram)

"Tapi MUI tidak berpretensi untuk bersikap berlebihan," jelas dia.

Senada, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Ikhsan Abdullah menyatakan tidak pernah mengangkat siapa pun menjadi duta.

Menurutnya, duta MUI adalah para ulama dan pejuang yang secara ikhlas membimbing umat Islam dari ajaran yang sesat.

"Duta kami itu adalah para ulama, para kiyai, dan para ustad dan mujahid yang ikhlas membimbing umat agar tidak terpapar dengan pemikiran dan ajaran sesat, mengukuhkan wawasan kebangsaan dan agar tidak terpapar menggunakan makanan minuman dan produk yang tidak halal," ujarnya, saat dihubungi secara terpisah, Selasa.

Sempat berkunjung ke MUI Diberitakan sebelumnya, Oklin beberapa waktu lalu sempat menyambangi Kantor MUI Pusat untuk meminta maaf atas perbuatannya membuat konten senonoh dengan pakaian berhijab, Selasa (29/8/2023).

Baca juga: DETIK-DETIK 2 Gangster Remaja Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik, Hendak Tawuran Sambil Bawa Celurit

Kepada MUI, dia bahkan bersumpah tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Oklin Fia sudah menyesali perbuatannya dan kekhilafannya kepada Umat Islam dengan datang ke alamat Umat Islam, yakni MUI dan menyampaikan permohonan maaf," kata Ikhsan Abdullah, dikutip dari Kompas.com (30/8/2023).

Menurut Ikhsan, pihaknya menyarankan agar Oklin tidak berhenti memproduksi konten positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Karena banyak konten-konten yang menjadi viral dengan substansi dan isinya penuh manfaat dan jadi rujukan anak-anak muda," ujarnya.

Oklin Fia
Oklin Fia (Instagram)

Bagi Ikhsan, konten jilat es krim bukan merupakan penodaan agama, melainkan persoalan moral dan etika.

Oleh karena itu, konten tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang muslimah.

(*/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

 

Artikel ini telah tayang di Grid.ID

 

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved