Berita Viral

Ibu Bayi Tertukar Sebut Tawaran Ganti Rugi RS Sentosa Penghinaan : Pendidikan Kini Gratis hingga SMA

Ibu bayi tertukar di Bogor menganggap tiga tawaran ganti rugi dari RS Sentosa merupakan bentuk penghinaan dan tidak miliki itikad

Tayang:
Tribunbogor.com
Ibu bayi tertukar di Bogor menganggap tawaran ganti rugi RS Sentosa merupakan bentuk penghinaan. 

"Alasan-alasan yang disampaikan Gregg Djako itu tidak masuk akal ya. Dia selalu mengatakan ini tipe RS C, kemudian di kampung, pasiennya BPJS," kata Ridho lagi.

Sebab menurut Ridho, pasien BPJS pun tentunya tetap harus membayar iuran setiap bulannya.

"RS juga melakukan klaim atas BPJS itu, bukan gratis. Jadi kalau Anda bilang kampung, kampung mana? Ini kabupaten bogor," ucapnya.

Ia pun menduga bahwa RS Sentosa memang tidak sungguh-sungguh memberikan ganti rugi.

"Saya kira memang RS ini tidak ada itikad baik untuk melakukan proses secara kekeluargaan," katanya.

Pasien RS Sentosa Berkurang Drastis

Kemudian dikatakan Gregg kembali jika saat ini pasien di RS Sentosa berkurang drastis.

"Saat ini terjadi penurunan luar biasa terhadap pasien yang ada di rumah sakit. Itu juga perlu jadi pertimbangan bagi kami. Sehingga RS harus menawarkan sesuatu harus berdasarkan kemampuan RS," jelasnya.

Rusdy pun meminta RS Sentosa introspeksi diri, bahwa hal itu memang merupakan kelalaian pihaknya.

"Itu kan kesalahan dari SOP Anda, kalau SOP benar tidak mungkin masyarakan tidak akan melakukan perawatan di RS itu. Kalau SOP benar pasti akan berbondong-bondong ke sana," tukasnya.

Baca juga: Viral Istri Polisi Ngamuk dan Maki Siswi Magang di Pusat Perbelanjaan, Korban Trauma

Baca juga: Tak Luluh Anaknya Akan Disekolahkan Gratis, Ibu Bayi Tertukar Tetap Polisikan RS Sentosa

 

Hotman Paris Sebut Angka Ideal Untuk Biaya Ganti Rugi

Disisi lain sebelumnya diberitakan Hotman Paris skakmat soal biaya ganti rugi yang ditawarkan RS Sentosa.

Hotman Paris menyinggung bahwa jika di luar negeri, ganti rugi untuk kasus serupa bayi tertukar di Bogor ini bisa mencapai triliunan.

Hotman Paris menilai ganti rugi yang ditawarkan Direktur RS Sentosa Margaretha Kurnia masih terlalu kecil untuk kasus bayi tertukar yang sudah berjalan hampir satu tahun.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved