Jalan Berlumpur
Akibat Jalan Hancur dan Berlumpur, Sepeda Motornya Tegelincir, Guru dan Murid Nyungsep ke Lumpur
Disebut-sebut, siswa ini mengalami nasib yang sama gurunya, di mana pakaian murid tersebut penuh dengan lumpur.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Apes, seorang guru mandi lumpur usai motor yang dikendarainya tergelincir, di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Guru ini terjatuh dari sepeda motornya, lantaran jalan yang hancur lebur dan berlumpur.
Tidak sendiri, ia jatuh bersama dengan seorang siswa, yang akan diantarkannya ke pelabuhan untuk mengikuti Raimuna Pramuka 2023, di Cibubur.
Disebut-sebut, siswa ini mengalami nasib yang sama gurunya, di mana pakaian murid tersebut penuh dengan lumpur.
Baca juga: BUNUH BRIGADIR J, Hakim Agung Sunat Vonis Mati Ferdy Sambo Jadi Seumur Hidup, Hukuman Putri Didiskon
Dikutip dari Tribunpadang.com, kejadian ini viral di media sosial, usai diunggah oleh orang lain.
Video yang diunggah akun Instagram @exsotismentawai, terlihat dua orang pria berhenti di tepi jalan yang berlumpur.
Seorang di antaranya menyandang tas berdiri di sebelah motor yang berlumuran lumpur.
Celana, baju, hingga tas yang dikenakan pria yang tidak mengenakan alas kaki tersebut juga dipenuhi lumpur.
Baca juga: Seorang Pengangkut Kayu di Aceh Timur Ditemukan Tewas Tertimpa Sepeda Motor di Aliran Sungai
Seorang lainnya mendekati dari arah belakang dengan menenteng tas yang bergelimang lumpur.
Dalam keterangannya, akun itu menyampaikan salah seorang pria di video itu merupakan guru di SMAN 1 Pagai Selatan.
Dikatakan guru itu hendak mengantar siswinya ke Pelabuhan Sikakap untuk pergi mengikuti Raimuna Pramuka 2023 di Cibubur.
Baca juga: Pedagang Batang Pohon Pinang Ketiban Untung, Penjualan Meningkat Hingga 35 Persen
Saat tiba di lokasi, guru dan siswi tersebut tergelincir karena jalan dipenuhi lumpur.
Berikut keterangannya:
Salah seorang guru yang membantu mengantar peserta Pramuka, Raimuna Cibubur 2023 dari SMAN 1 Pagai Selatan menuju Pelabuhan Sikakap mengalami nasip apes karena sepeda motor yg di kendarai nyungsep ke kolam lumpur yang ada di KM 18 Pagai Selatan, sebuah ransel berisi pakaian peserta Pramuka terpaksa harus di ganti dg ransel yg baru krena telah berkubang lumpur. ini bukan pertama kalinya pengguna jalan menjadi korban buruknya akses jalan darat sepanjang Pulau Pagai Selatan, masyarakat terlihat seringkali mengeluhkan keadaan jalan melalui media sosial.
Dari hasil penelusuran TribunPadang.com, guru tersebut bernama Muhammad Yani. Saat dihubungi, ia membenarkan video yang viral itu.
Yani mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (6/8/2023), persisnya di Kilometer 18.
Baca juga: Imigrasi Polonia Tangkap dan Deportasi 2 WNA India, Diamankan Saat Berada di Restoran Martabak
Meski telah berusaha mengusai motor, ia tetap terpeleset. Sehingga ia bersama dengan siswinya masuk ke dalam genangan lumpur.
"(melewati jalur ini) memang mesti lihai memilih permukaan jalan yang lebih keras,"
Yani mengatakan, akibatnya ia bersama siswinya bergelimang lumpur dan ia bersama siswinya terpaksa bersih-bersih dulu sebelum lanjutkan perjalanan.
Apalagi tas siswinya yang berisi baju dan perlengkapan lainnya turut kana lumpur.
Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News
(tribunmedan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Guru-Tergelincir-di-Lumpur.jpg)