Berita Medan
Pertumbuhan Ekonomi Sumut di Triwulan Ke II 2023 Tembus 5,19 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan ke II tahun 2023 tumbuh sebesar 5,19 persen secara year-on-year (yoy).
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan ke II tahun 2023 tumbuh sebesar 5,19 persen secara year-on-year (yoy).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Nurul Hasanudin menuturkan, angka pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi secara nasional yang mencapai 5,17 persen.
Baca juga: BPS Sumut Klaim Jumlah Pengangguran Kurang Sampai 10.000 Orang
"Jika dilihat secara quarter to quarter (qtq) ini kita tumbuh sebesar 2.88 persen, kalau tadi kita simak secara nasional tumbuhnya 3.86 persen, pertumbuhan kita di bawah nasional secara qtq," jelas Nurul, Senin (7/8/2023)
Dikatakannya, Nilai Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) untuk Sumatera Utara pada triwulan ke II ini mencapai Rp 260,36 triliun.
Sedangkan Nilai Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) sebesar Rp 149,90 triliun.
"Angka 5,19 persen ini termasuk yang tertinggi ya di antara capaian pertumbuhan ekonomi kita di periode sebelumnya, ada sebuah akselerasi yang luar biasa ya ini menjadi satu apresiasi untuk kita semua, secara komulatif triwulan ke II pertumbuhan kita sebesar 5.03 persen, ini menjadi gambaran umum terkait dengan pertumbuhan ekonomi kita pada semester pertama 2023," ungkapnya.
Baca juga: BPS Sumut Bentuk Pojok Statistik di Perpustakaan USU, Ini Tujuannya
Nurul menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Sumut pada Triwulan ke II ini didorong oleh pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan yang berakselerasi mencapai 12,29 persen.
Kemudian diikuti oleh jasa lainnya sebesar 10,22 persen, serta kategori penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 9,21 persen.
"Secara umum, sektor jasa memiliki pertumbuhan yang paling tinggi dibandingkan sektor barang. Hal ini juga merefleksikan momen lebaran Idul Fitri, libur sekolah, serta Idul Adha terjadi di triwulan yang sama. Seluruh kategori pada triwulan ini mengalami pertumbuhan yang positif secara yoy," jelasnya.
Nurul menjelaskan, struktur ekonomi di Sumatera Utara masih ditopang secara dominan oleh kategori pertanian dengan akselerasi sebesar 23,47 persen.
Baca juga: BPS Sumut Akan Tambahkan 3 Kabupaten Ini untuk Lokasi Survey Biaya Hidup Pada 2024
"Yang pertama yang menjadi penopang ekonomi Sumatera Utara ada Pertanian 23,47 persen, perdagangan 18,91 persen, industri pengolahan 18,60 persen, kontruksi 12,93 persen, transportasi 5,01 persen," tuturnya.
Sementara itu, sumber ekonomi Sumatera Utara tertinggi secara yoy pada tahun 2023 ini adalah usaha perdagangan besar, eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,86 persen.
"Selanjutnya ada sektor pertanian yang menduduki posisi ke dua sebesar 0,83 persen dan Industri 0.71 persen," paparnya.
(cr10/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pertumbuhan-Ekonomi-Sumut-Triwulan-II-2023.jpg)