Liga 2
BEDA di Liga Indonesia, Liga 2 dan Liga 3 Thailand Terancam Bubar, Sepi Penonton
Sementara kompetisi Liga 2 dan 3 Thailand terancam dibubarkan. Hal ini didasari akibat adanya masalah finansial.
TRIBUN-MEDAN.com - Liga Indonesia kasta kedua dan ketiga berbeda dengan di Thailand, di mana Liga 2 dan Liga 3 terancam bubar karena sepi penonton.
di Indonesia, meskipun Liga 2 dan Liga 3 saat ini belum kick off, klub-klub masih sangat antusias menyambut kompetisi.
Bahkan PSSI mengubah regulasi pemain dengan memperbolehkan merekrut maksimal dua pemain asing setiap klub Liga 2.
Tujuannya demi membuat Liga 2 lebih berkembang dan meningkatkan kelasnya..
Sementara kompetisi Liga 2 dan 3 Thailand terancam dibubarkan. Hal ini didasari akibat adanya masalah finansial.
Baca juga: Jelang Kick Off Liga 2, PSDS Tambah Jadwal Latihan
Dilansir dari Soha, masalah finansial tersebut terkait dengan hak siar.
Pada musim lalu, hak siar Liga Thailand mencapai 300 juta baht atau sekitar 130 miliar rupiah.
Namun angka tersebut belum cukup untuk membantu biaya operasional tim.
Pihak Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) sendiri sejatinya telah berupaya mencari solusi.
Akan tetapi pihak yang memegang hak siar Liga Thailand tak ingin membayar lebih banyak.
Alasannya yakni karena adanya penurunan penonton.
Baca juga: AC Milan Ketagihan Belanja di Bursa Transfer, Usai Tijjani Reijnders Kini Deal dengan Mehdi Taremi
"Musim lalu, Thai League 1 memperoleh 300 juta baht, namun angka tersebut masih belum cukup bagi klub untuk beroperasi."
"Oleh karena itu, FAT dan BTC Thai League mencoba duduk bersama untuk menyelamatkan masalah tersebut."
"Mereka ingin bersatu menekan stasiun, sudah banyak pertemuan."
"Tapi semuanya masih belum terjawab, penyiar berpikir bahwa minat penggemar tidak lagi seperti sebelumnya dan itulah alasan mengapa mereka tida kdapat membayar banyak untuk paket lisensi musim depan," tulis Soha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Chiangmai-liga-2-Thailand.jpg)