Berita Seleb
Dewi Perssik tak Terima Disebut Hina Putri Ariani, Tempuh Jalur Hukum, Bakal Polisikan Netizen
Hal tersebut lantas membuat Dewi Perssik geram hingga memutuskan menempuh jalur hukum mempolisikan orang yang menudingnya demikian.
TRIBUN-MEDAN.com - Dewi Perssik tak terima disebut hina Putri Ariani, tempuh jalur hukum.
Ia bakal mempolisikan netizen yang menudingnya demikian.
Kabar kurang menyenangkan datang dari pedangdut Dewi Perssik yang dituding menghina Putri Ariani.
Hal tersebut lantas membuat Dewi Perssik geram hingga memutuskan menempuh jalur hukum mempolisikan orang yang menudingnya demikian.
Dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (4/7/2023) Dewi Perssik mengaku sudah berdiskusi dengan kuasa hukumnya, Sandy Arifin.
"Aku konsultasikan ke Bang Sandy," ucap Dewi Perssik.
Baca juga: Babak Baru Kurban Sapi Dewi Perssik Ditolak, Senggol Putri Ariani hingga Akun Youtube Dilaporkan
Bahkan kini Dewi Perssik sedang mengumpulkan bukti mengenai hal tersebut.
"Bahannya saya kumpulin semua, kan itu diambil di YouTubenya, itu yang aku kumpulin yang aku kasih ke Bang Sandy," sambungnya.
Pedangdut 36 tahun itu merasa tidak terima dengan pemberitaan yang dianggapnya tidak sesuai.
"Aku merasa tidak terima dengan pemberitaan yang tidak sesuai," tegasnya.
Depe sapaan akrabnya, sempat membeberkan awal mula dirinya dituding menghina Putri Ariani.
Hal tersebut berawal dari pernyataannya terhadap penyanyi yang berhasil maju ke babak semifinal pencarian bakat America’s Got Talent 2023 itu.
Namun pernyataan dari Dewi Perssik itu justru tidak disampaikan secara utuh.
Baca juga: Sama-sama Ikut Americas Got Talent, Cakra Khan Dibandingkan dengan Putri Ariani, Lolos?
"Kan aku habis konser ceritanya, waktu aku konser kan juga di-bully, saudara kita ini kan lagi berjuang di negara orang harusnya didukung bukan malah di-bully."
"Salah satu contoh Putri Ariani udah terkenal dari tahun 2014, baru dibicarakan sama orang Indonesia baru sekarang ini ketika sudah diviralkan oleh orang luar negeri."
"Maksud saya jangan seperti itu, karena dia (Putri) punya talenta, tapi sama orang dipotong-potong seolah-olah aku menghina dia," tutup Dewi Perssik.
Damai dengan Pak RT
Dewi Perssik dan Ketua RT 06 Lebak Bulus Malkan sepakat berdamai soal hewan kurban.
Penyataan selesai tersebut dilontarkan Ketua RT Malkan dan Dewi Perssik secara terpisah.
Maka saat ini baik Dewi Perssik dan Ketua RT Malkan sudah menganggap masalah hewan kurban itu selesai dan tidak diperpanjang lagi.
Setelah menganggap masalah selesai, Malkan mengaku tidak mau cari pembenaran sana-sini mengenai sapi kurban Dewi Perssik.
"Mohon maaf sebenarnya nih.. saya enggak mau bicara masalah ini lagi. Saya anggap ini sudah selesai," ujar Malkan di kediamannya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2023).
"Jadi udah enggak ada masalah ya, jadi udah enggak ada buntut. Sudah enggak ada cari pembenaran sana sini," lanjutnya Malkan.
Meski belum berbicara langsung, Malkan mengatakan, ia dan Dewi Perssik sudah berdamai.
Malkan juga tak mau membahas lebih banyak mengenai masalah polemik sapi kurban Dewi Perssik tersebut.
Baca juga: Sudah Damai dengan Ketua RT Soal Hewan Kurban, Dewi Perssik Sebut Sumber Masalah Ialah Pak Ustaz
"Iya baik-baik lah mau ngapain? (bermusuhan). Orang RT sama warganya ya harus baik ya. Sudah saya enggak mau ini (ngomong soal permasalahan Depe)," kata Malkan.
Malkan mengatakan, ia berniat ke depannya untuk bertemu dengan Dewi Perssik secara langsung dan berjabat tangan.
Sebab, sampai saat ini ia dan Dewi Perssik belum bertemu langsung karena adanya kesibukan masing-masing.
"Mau lah (ketemu ya) orang warga sama RT-nya. Ya gitu aja," tutupnya.
Sebelumnya, Dewi Perssik menyebut jika dirinya dan Ketua RT sudah saling memaafkan.
Sebab, pak RT disebut memiliki itikad baik karena mau meminta maaf.
"Kemarin mediasi nggak ada jalan keluarnya, tapi alhamdulillah aku lihat wawancara pak RT semalem itu adem banget, enak, saya lihatnya juga enak," ujar Dewi Perssik saat ditemui di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2023) kemarin.
"Beliau juga mau meminta maaf, kenapa enggak aku meminta maaf juga ya kan? Intinya sudah saling memaafkan," imbuhnya.
Wanita yang akrab disapa Depe ini menyebut jika permasalahan ini tidak harus dibesar-besarkan.
"Masalah ini tidak harus dibesarkan-besarkan juga sebenarnya, masalahnya kan cuma aku sama pak RT aja, tapi sekarang masalahnya jadi melebar kemana-mana, jadi ya udahlah," ujar Depe.
Terlebih, Idul Adha sudah selesai dan sapi yang disumbangkan oleh Depe juga telah dibagikan kepada warga.
Lebih lanjut, pemilik goyang gergaji itu senang melihat statement terbaru dari pak RT yang mau berdamai dengan dirinya meski belum menjalani mediasi lagi.
"Ada statement terbaru dari pak RT, adem banget itu aku seneng banget dengernya lho. Beliau juga menyadari ada miss komunikasi dengan pak ustadnya, jadi aku sendiri juga plong," pungkasnya.
Pedangdut Dewi Perssik memastikan perseteruannya dengan Ketua RT di wilayah tempat tinggalnya di Lebak Bulus, kini sudah selesai.
Menurut Dewi Perssik yang akrab disapa Depe, dirinya dan sang Ketua RT yakni Malkan sudah saling meminta maaf dan memastikan kasus ini tidak diperpanjang.
Dewi Perssik mengatakan, kasus Ketua RT yang dituding meminta uang Rp 100 juta terkait sapi kurbannya adalah kesalahpahaman belaka, antara dirinya dan Ketua RT Malkan.
Sumber masalah kasus ini menurut Dewi Perssik adalah pada Pak Ustaz di wilayahnya yang tidak berkomunikasi dengan jelas dan baik ke Ketua RT setempat, yakni Malkan.
Dewi Perssik memastikan ia dan Ketua RT Malkan sudah saling minta maaf sehingga masalah tidak perlu diperpanjang dan diperlebar.
Hal itu dikatakan Dewi Perssik lewat video di akun Instagramnya @dewiperssik9, Senin (3/7/2023).
"Kita mau meluruskan ya, gak usah ngomong soal Pak RT lagi, karena sudah selesai. Pak RT nya sudah meminta maaf juga, saya pun sebagai manusia biasa harus bisa meminta maaf juga," ujar Dewi Perssik.
"Karena masalahnya di Pak Ustaznya dan miss komunikasi dengan Pak Ustaz nya. Jadi udah clear ya gak usah dibesar-besarin juga," tambahnya.
"Idul Adha sudah selesai, dagingnya juga sudah dibagi-bagikan juga buat warga warga yang memang membutuhkan. Jadi sudah kelar semua masalahnya ya," kata Depe.
Ia juga menjelaskan terkait dugaan permintaan uang Rp 100 Juta oleh Ketua RT.
"Mengenai uang Rp 100 juta, di sini yang disampaikan ART saya memang seperti itu. Saya hanya membela ART dan sopir saya, kalau pun kalian melihat ada tangisan dan kemarin, itu udah jelas ya."
"Diawali dengan saya live di Instagram kemudian banyak yang tanya kenapa sapinya dibawa? Dan saya bersikap seperti itu karena dapat omongan dari ART saya dan sopir saya," ujar Dewi.
Menurut Dewi, terbaru Ketua RT Malkan mengaku minta maaf karena emosi.
"Dan Alhamdulilah Pak RT nya pun mengakui dia minta maaf karena emosi. Wajar ya, kalau beliaunya kecewa. Cuman sayanya sendiri ketika mendapatkan emosi dari orang lain, ya akhirnya saya emosi juga," katanya.
Depe lalu menjawab pertanyaan netizen yang menyatakan bahwa berarti sumber masalahnya ada di ART Dewi Perssik.
"Pak Ustaznya yang tidak komunikasi, kalau ART saya gak salah, sopir saya gak salah. Mereka justru memberi tahu saya. Jadi ART dan sopir saya, cuma mengamanahkan apa yang saya amanahkan," katanya.
"Tapi Pak RT wajar kan kecewa, karena tidak ada komunikasi dengan Pak Ustaz. Sebagaimana sebenarnya sudah ada omongan dengan Pak Ustaz, gitu," kata Depe.
"Jadi masalahnya bukan di ART saya, masalahnya dengan Pak Ustaz dimana sudah clear. Kalau aku dengan Pak RT dari awal tidak ada masalah. Dari tahun dulu gak ada masalah, semua clear," ujarnya.
Depe juga menjelaskan bahwa adanya video akad penyerahan sapi kurbannya itu adalah hanya pengantaran saja.
"Jadi sudah clear, tidak perlu diperpanjang dan diperlebar lagi," ujarnya.
(*/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Dewi Perssik Kembali Lapor Polisi, Tak Terima Disebut Hina Putri Ariani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dewi-Perssik-tak-Terima-Disebut-Hina-Putri-Ariani-Tempuh-Jalur-Hukum-Bakal-Polisikan-Netizen.jpg)