Berita Viral

Viral Wanita Lempar Bom Molotov ke Bank, Marah Karena Terlalu Lama Antre, Teller Sampai Diancam

Marah karena harus mengantre terlalu lama untuk melakukan transaksi, wanita ini melempar botol bom atau bom molotov ke bank. Insiden itu terjadi di c

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Internet
Ilustrasi Bom Molotov 

TRIBUN-MEDAN.com – Marah karena harus mengantre terlalu lama untuk melakukan transaksi, wanita ini melempar botol bom atau bom molotov ke bank.

Insiden itu terjadi di cabang Bank of America di Torrance pada September 2021 lalu.

Diketahui, Teranee Millet (35) mengeluh karena harus menunggu terlalu lama dan meminta teller lain untuk melayaninya.

Ketika diberi tahu bahwa tidak ada lagi staf yang bertugas, Millet menjadi marah dan bertengkar dengan manajer cabang. 

Dia mengancam akan meledakkan bank.

Setelah ancaman tersebut, manajer menelepon polisi dan Millet pergi. 

Namun, beberapa menit kemudian, dia kembali dan melemparkan bom molotov ke bank tersebut hingga menyebabkan kebakaran. 

Untungnya, seorang pelanggan yang hadir mampu memadamkan api.

Segera setelah itu, dia mengancam pelanggan lain di tempat parkir bahwa dia akan membakar truknya. 

Dia segera berbalik dan melemparkan bom molotov ke mobil pria itu. 

Polisi lantas segera tiba di lokasi dan menyita botol yang dilempar Millet.

Setelah mengidentifikasi Millet melalui video pengawasan keamanan yang disediakan oleh bank, polisi menangkap wanita tersebut tiga bulan setelah kejadian itu.

Ilustrasi Bom Molotov
Ilustrasi Bom Molotov (Internet)

Dia ditangkap di Georgia saat mengendarai van yang dia curi.

Pengadilan mengatakan Millet mencoba melarikan diri, tetapi akhirnya menabrak truk saat dikejar oleh polisi.

Polisi juga menemukan 12 senapan angin ringan dengan beberapa uang palsu $100, bersama dengan bahan untuk membuat bom molotov, di dalam mobil yang dia kendarai saat ditangkap.

Akhirnya pada bulan Maret, Millet mengaku bersalah atas kepemilikan senjata dan peralatan perusak yang tidak sah. 

Hukuman Millet adalah dua tahun penjara.

Sebelumnya, seorang wanita yang tinggal di negara bagian Texas, Amerika Serikat ditangkap setelah dia melemparkan sup panas ke wajah seorang manajer restoran.

Diketahui wanita tersebut datang untuk menerima makanan di restoran bergaya Meksiko.

Dia kemudian mengeluh bahwa supnya terlalu panas dan melelehkan tutup plastik wadahnya. 

Manajer restoran Jannelle Broland meminta maaf kepada Martinez dan menawarkan untuk mengembalikan uang atau menyajikan item lain di menu.

Namun, wanita tersebut meminta untuk berbicara dengan manajer lain dan akhirnya menjadi marah, lalu melemparkan sekaleng sup panas pedas ke wajah Broland.

Setelahnya, ia lantas pergi.

Tindakan tercela orang ini terekam oleh kamera keamanan di restoran, hingga membuatnya segera ditangkap.

Setelah kejadian tersebut, wanita itu ditahan di Penjara Bell County dan juga dilarang kembali ke restoran Sol De Jalisco.

(Yui/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved