Breaking News

Sumut Terkini

WARGA Resah, Galian Pipa Air di Tebingtinggi Bikin Macet dan Timbulkan Debu

Selain macet pengorekan tanah seperti yang terlihat di jalan Siantar, jalan Ir Juanda hingga jalan Sudirman membuat debu. 

Tayang:
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH
Galian pipa air yang ada di sejumlah jalan di Kota Tebingtinggi membuat masyarakat resah. 

TRIBUN-MEDAN. com, TEBINGTINGGI - Galian pipa air yang ada di sejumlah jalan di Kota Tebingtinggi membuat masyarakat resah. 

Selain macet, pengorekan tanah seperti yang terlihat di Jalan Siantar, jalan Ir Juanda hingga jalan Sudirman membuat debu. 

Tampak beberapa kendaraan berhenti karena tanah yang gali dibiarkan begitu saja. Kondisi itu sangat membahayakan pengendara. 

Galian pipa air yang ada di sejumlah jalan di Kota Tebingtinggi membuat masyarakat resah.
Galian pipa air yang ada di sejumlah jalan di Kota Tebingtinggi membuat masyarakat resah. (TRIBUN MEDAN/ANUGRAH)

Beberapa pedagang pun protes dan kesal lantaran galian menggangu usahanya.

"Iya itu memang kami jadi terganggu untuk beberapa hari karena kan ada galian lubang, sehingga para pembeli susah untuk datang ke tempat kita, bahkan ada juga sebagian pedagang yang tutup akibat dampak galian pipa tersebut," ujarnya. 

Erwin mengaku begitu kesal karena pengerjaan itu tak terlebih dahulu diberikan tahukan kepada pedagang dan merasa dirugikan atas pengerjaan tersebut. 

"Maunya sebelum adanya galian pipa ini pihak dari perusahaan melakukan sosialisasi kepada seluruh pedagang, jangan langsung-langsung di kerjakan aja jadi kami sebagai pedagang merasa di rugikan," kata dia. 

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Bulian Khoiruddin mengatakan, jika pekerjaan adalah galian pipa air. 

Namun sebut dia pekerjaan itu dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara senilai Rp 32 milliar. 

"Pekerjaan tersebut adalah milik PDAM provinsi dengan nilai anggaran sebesar Rp 32 Miliar, yang di kerjakan di seluruh wilayah kota tebing tinggi, dan ketika nanti sudah selesai, kami hanya menerima hasil laporan dan kita tandatangani dan selanjutnya, kita akan laporkan ke provinsi" Kata Khoiruddin. 

Galian pipa air yang ada di sejumlah jalan di Kota Tebingtinggi membuat masyarakat resah.
Galian pipa air yang ada di sejumlah jalan di Kota Tebingtinggi membuat masyarakat resah. (TRIBUN MEDAN/ANUGRAH)

Mengenai adanya dampak negatif bagi masyarakat dalam pengerjaan itu, Khoiruddin mengatakan akan memberikan hal itu kepada perusahaan yang melakukan pekerjaan. 

"Nanti kita kordinasi sama pihak pemborong untuk di tindak lanjuti," tutupnya.

(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved