Gibran Rakabuming Dikatain Bocah Ingusan Oleh Senior PDIP Panda Nababan, PSI : Kami Siap Menampung
Gibran Rakabuming dikatain bocah ingusan dan tak layak maju pilpres 2024 oleh Senior di PDI Perjuangan Panda Nababan. Partai Solidaritas Indonesia pun
Disisi lain, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap menerima Gibran Rakabuming Raka jika Wali Kota Solo berniat pindah dari PDI Perjuangan (PDIP).
Hal itu menanggapi pernyataan Politikus PDIP Panda Nababan yang menyebut Gibran sebagai bocah ingusan.
Hal itu disampaikan Ketua DPD PSI Kota Solo, Antonius Yogo Prabowo menanggapi pernyataan senior PDIP Panda Nababan yang menyebut Gibran anak ingusan.
Gibran dinilai belum layak tampil di kontestasi pemilu presiden dan wakil presiden 2024.
Menurut Antonius, Gibran justru dinilai sebagai sosok anak muda yang memiliki potensi. Dia pun menyatakan PSI siap menampung jika PDIP malah menanggap Gibran anak ingusan.
"Ini lah kenapa pentingnya anak-anak muda berpolitik. Karena kami satu frekuensi, satu darah muda. Kami di PSI tentu dengan tangan terbuka kalau memang Mas Gibran di partai merah yang lain tidak diterima, dianggap anak ingusan, kami PSI partai anak muda siap menampung," kata Antonius.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno meyakini bahwa keluarga Joko Widodo atau Jokowi tetap akan di gerbong PDI Perjuangan.
Hal tersebut dikatakan Adi terkait pernyataan senior PDIP Panda Nababan yang menyebut putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai anak ingusan.
"Saya kira keluarga Jokowi kecenderungan pasti tetap di gerbong PDIP," kata Adi kepada Tribunnews, Jumat (30/6/2023).
Baca juga: Karma Jenderal Armagedon Rusia, Dulu Bumi Hanguskan Suriah, Kini Malah Dilenyapkan Rezim Putin
Adi mengatakan bahwa secara substansi apa yang dikatakan Panda merupakan reminder bahwa Gibran masih pendatang baru dalam politik.
"Masih butuh banyak belajar agar makin matang. Jangan buru-buru langsung dikaitkan dengan Pilpres 2024. Secara umur Gibran belum cukup maju sebagai cawapres, meski saat ini gugatan soal batasan umur sebagai syarat nyapres masih menggantung di MK," kata Adi.
Meski begitu, Adi mengamini bahwa pernyataan Panda sangat keras dan menusuk tajam.
"Sebutan anak Ingusan itu bikin hati yang mendengarnya lemes. Sepertinya itu sebagai ekspresi tak suka jika ada pihak yang mengaitkan Gibran dengan pilpres 2024 mendatang," kata dia
Lebih dari itu, Adi menduga bahwa 2024 bukan waktunya Gibran maju pilpres.
"Jangan ada pihak yang coba menggoda atau memaksakan diri majukan Gibran. Itu tak bagus dan cenderung menjerumuskan. Pernyataan Panda ada benarnya," kata Adi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gibran-Rakabuming-dikatain-bocah-ingusan-oleh-Senior-di-PDI-Perjuangan-Panda-Nababan.jpg)