Berita Viral
Loyalis Jokowi Sebut Anies Baswedan Bohong Naik Haji Diundang Raja Salman, Beberkan Bukti-Bukti
Pengakuan Anies Baswedan pergi naik haji atas undangan Raja Salman dari Arab Saudi disebut bohong.
TRIBUN-MEDAN.com - Pengakuan Anies Baswedan pergi naik haji atas undangan Raja Salman dari Arab Saudi disebut bohong.
Anies Baswedan sempat mengaku pergi naik haji atas undangan Raja Salman.
Pernyataan Anies disebut berbohong diunggah oleh loyalis Presiden Jokowi, Jhon Sitorus.
Jhon memastikan bahwa pengakuan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan yang diundang Kerajaan Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji adalah bohong belaka.
Sebab, kata Jhon Sitorus terbukti Anies Baswedan dan keluarga menunaikan ibadah haji kali ini di sana menggunakan jasa travel Dream Tour.
“Jadi, jujurlah ya jangan biasakan bohong," kata Jhon Sitorus menuding bahwa Anies Baswedan benar-benar tak tahu malu karena selali berbohong.
Baca juga: GEGER Mayat Pria Tua Dibungkus Karung dan Diikat di Sepeda Motor, Wajah Korban Penuh Memar
Baca juga: Daftar HP Xiaomi yang akan Mendapatkan Update MIUI 14.1, Apakah Ponselmu Termasuk?
Apalagi Anies mengatakan, ia naik haji diundang Raja Salman dan diberikan tempat tinggal atau guest house kerajaan disamping Masjidil Haram.
Menanggapi hal itu, loyalis Jokowi yang juga pegiat media sosial dan kini menjadi relawan Ganjar Pranowo, Jhon Sitorus menyindir Anies Baswedan dan mengatakan pengakuannya itu ngibul dan berbohong.
Menurut Jhon Sitorus, pengakuan Anies Baswedan adalah pengakuan fiktif.
Sebab menurutnya, Anies Baswedan bukan undangan Raja Salman untuk naik haji tapi menggunakan jasa travel mewah yang tentunya dilengkapi dengan fasilitas mewah.
“Ngakunya diundang kerajaan Arab Saudi, ternyata pakai jasa dreamtour dengan segala fasilitasnya. Ya jelas terlihat mewah, ada kendaraan khusus, ada tempat menginap khusus,” tutur Jhon Sitorus dalam cuitannya di Twitter, yang dilihat Wartakotalive.com, Selasa (27/6/2023).
Pegiat media sosial ini menuding Anies Baswedan berbohong telah diundang Raja Salman, untuk naik haji.
“Jadi, jujurlah ya jangan biasakan bohong. Disenggol berkali-kali oleh tentara kerajaan Arab itu fakta memalukan,” tuturnya.
Jhon Sitorus juga membagikan video pelepasan jemaah haji tamu undangan Raja Salman.
Di dalam video itu disebut beberapa nama yang diundang seperti Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal Jakarta Pusat Bukhori SA, Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Harun dan Kapolsek Setiabudi Kompol Arif Purnama Oktora masuk sebagai
“Ini daftar 50 orang Indonesia yang diundang secara resmi oleh kerajaan Arab Saudi untuk haji Tahun ini. Tak ada nama Abas (Anis Baswedan), mohon maaf jangan ngibul lagi,” tandasnya.
Sebelumnya, Anies mengaku bersyukur atas undangan dari Kerajaan Arab Saudi.
“Saya mendapat undangan dari Kerajaan Saudi Arabia. Bersyukur kita diberikan tempat tinggal, guest house kerajaan disamping masjidil haram,” kata Anies, 23 Juni 2023 lalu.
Baca juga: Bocah 8 Tahun Tewas Diduga Jadi Korban Perundungan Kakak Kelasnya, Korban Sempat Ngadu Dipukuli
Baca juga: Pengungkapan Kasus Perdagangan Orang, Ibu di Palu Jual Bayinya di Medsos, Enam Orang Diciduk
Diketahui, 50 Muslim asal Indonesia yang terpilih sebagai tamu undangan haji dari Raja Arab Saudi Salman.
Salah satunya juga adalah Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Dilepas Kedubes Arab Saudi
Sebelumnya Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia melakukan pelepasan terhadap sejumlah warga negara Indonesia yang akan berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji atas undangan khusus dari Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Faisal Abdullah Al Amudi menyampaikan, para calon jamaah haji tersebut merupakan tamu khusus Raja Salman dan atas perintah raja.
Setiap tahun, Raja Salman mengundang orang-orang terpilih dari negara-negara Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk melaksanakan ibadah haji.
"Saya senang bisa ikut serta bersama hadirin sekalian dalam acara pelepasan jamaah haji tamu Raja Salman bin Abdulaziz Alsaud yang diikuti oleh saudara-saudara kami dari Indonesia," tutur Dubes Al Amudi dalam sambutan acara yang digelar di Hotel St. Regis, Jakarta Selatan, Rabu (21/6/2023).
Sejak berdiri, Kerajaan Saudi telah memanfaatkan seluruh potensi dan kemampuan finansial serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki untuk mengatasi, memfasilitasi dan melayani para tamu Allah dari seluruh dunia. Mulai dari kedatangan di Saudi, hingga kembali ke tanah air mereka.
"Sekarang saudara-saudara sekalian siap berangkat ke bandara Soekarno-Hatta menuju Tanah Suci. Maka saya mengimbau saudara-saudara untuk benar-benar mematuhi instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas Kerajaan Saudi," jelasnya.
Apalagi, terang Al Amudi, tahun ini ada sekitar 2 juta jamaah haji yang melaksanakan ibadah haji dari berbagai suku, bangsa dan negara yang berbeda-beda. "Komitmen saudara-saudara sekalian terhadap instruksi tersebut, insya Allah akan memberikan kontribusi bagi kesuksesan musim haji tahun ini sebagaimana biasanya," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Dubes Saudi Al Amudi juga mendoakan semoga Allah SWT menerima ibadah haji seluruh tamu undangan Raja Salman dan menjadi haji yang mabrur.
"Saya berdoa kepada Allah semoga haji saudara-saudara menjadi mabrur," tuturnya.
Sementara itu, Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia, Ahmed bin Essa Alhazmi menyampaikan, total warga Indonesia yang memperoleh kehormatan untuk menunaikan ibadah haji atas undangan Raja Salman yaitu 50 orang.
Ini merupakan kehormatan bagi Kerajaan Arab Saudi bisa mengundang mereka sebagai tamu Allah pada musim haji 2023 ini.
Nantinya para jamaah undangan Raja Salman ini akan melaksanakan ibadah haji dengan fasilitas yang berbeda dengan jamaah haji pada umumnya.
Mereka akan diberikan berbagai fasilitas terbaik mulai dari kedatangan di Saudi hingga kembali ke Tanah Air.
Di antara nama-nama yang terpilih menjadi tamu undangan haji dari Raja Salman adalah Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Nasaruddin Umar, Kepala Bidang Penyelenggaraan Peribadatan Masjid Istiqlal Bukhori Sail At-Tahiri, Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Harun, Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Arif Purnama Oktora, dan sejumlah nama lain dari berbagai lapisan masyarakat.
Kabid Penyelenggaraan Peribadatan Masjid Istiqlal Bukhori Sail At-Tahiri mengatakan, dia tidak menyangka menjadi tamu undangan haji Raja Salman.
Dia sangat bersyukur bisa melaksanakan ibadah haji atas undangan Raja Salman. Sebab, umumnya saat ini untuk bisa berangkat haji harus menunggu bertahun-tahun.
Bukhori juga mengatakan, sebelumnya dia pernah melaksanakan haji dan saat itu ada banyak persiapan yang rumit untuk bisa pergi ibadah haji. Namun, kesempatan berhaji yang dia peroleh dari Raja Salman ini sangat mudah dan tidak memerlukan persiapan yang rumit.
"Tidak ada banyak persiapan. Bawa pakaian saja. Tadinya mau bawa pakaian ihram, tapi ternyata pakaian ihramnya disiapkan juga. Dulu waktu haji itu ribet mempersiapkan, tapi ini tidak," jelasnya.
Dalam benak Bukhori tidak pernah terbayang bisa berangkat haji sebagai tamu undangan Raja Salman. Kebahagiaan dan rasa syukur ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya tapi juga oleh keluarga besarnya.
"Tiba-tiba ada komunikasi (dari Kedubes Saudi). Dan alhamdulillah. Saya tidak terbayang berangkat haji tahun ini. Keluarga saya juga sangat senang, merasa surprise, kok tiba-tiba berangkat," terangnya.
(*)
Berita sudah tayang di tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengakuan-Anies-Baswedan-pergi-naik-haji-atas-undangan-Raja-Salman.jpg)