Siswa SD Terpaksa Pindah ke SLB
Kisah Pilu Seorang Siswa SD Terpaksa Pindah Sekolah ke SLB, Gegara Jadi Korban Bully Teman-temannya
Kisah pilu dialami seorang siswa SD yang terpaksa pindah sekolah ke Sekolah Luar Biasa (SLB), gara-gara sering menjadi korban bully teman-temannya.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kisah pilu dialami seorang siswa SD yang terpaksa pindah sekolah ke Sekolah Luar Biasa (SLB), gara-gara sering menjadi korban bully di sekolah oleh teman-temannya.
Dalam video amatir, terlihat seorang ayah yang sudah paruh baya, berjalan kaki mengantarkan anaknya ke sekolah baru.
Anak laki-laki berambut klimis itu, sekilas terlihat sehat dan bugar.
Namun, ia terpaksa pindah sekolah ke SLB gara-gara tak sanggup terus-menerus jadi korban bully.
"Saya sering diganggu oleh teman-teman di SD," kata si anak dengan sedih.
Mirisnya lagi, kata si ayah, buku anaknya pernah dirobek para pelaku saat anaknya sedang menulis.
Meski perbuatan bully sudah dilaporkan ke guru, tapi aksi teror terhadap anaknya tak berhenti.
Beruntung si anak yang menjadi korban bully tak patah semangat.
Ia tetap mau belajar, walau pada akhirnya pindah sekolah dan harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk sampai disekolah barunya. (*)