Bobby Kesal Ada Isu Dugaan Korupsi Pembangunan MIC

Bobby menjelaskan, tanah galian yang ada di Lapangan Merdeka hanya diambil untuk pemerataan tanah parkiran angkutan alat berat

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
Wali Kota Medan saat melihat pemasangan pile pertama di Lahan pembangunan Medan Islamic Center, Senin (22/5/2023). Bobby mengatakan, pembangunan ini menggunakan dana APBD tahun anggaran 2023-2024 dengan total Rp 392 miliar lebih. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Bobby Nasution mengaku kesal dengan tuduhan yang disebut oleh beberapa oknum tentang adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan Medan Islamic Center (MIC).

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution pada saat menyampaikan sambutan dalam pelaksanaan peletakan batu pertama proyek pembangunan MIC di Jalan Rawa III, Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (22/3/2023) lalu.  

Bobby menjelaskan, tanah galian yang ada di Lapangan Merdeka hanya diambil untuk pemerataan tanah parkiran angkutan alat berat proyek pembangunan Islamic Center.

"Walau pun masa pembangunan MIC ini banyak fitnah. Saya mengatakan fitnah, ada yang bilang ini sarangnya tempat korupsi mau ngambil uang baik dinasnya, wali kota nya. Karena dari tanah timbunan saja katanya saya sudah menipu," cerita Bobby di hadapan MUI dan pemuka agama lainnya.

Baca juga: Revitalisasi Lapangan Merdeka Tahap II, Tunggu Hasil Audit

Bobby mengatakan, tidak ada tanah dari Lapangan Merdeka ditimbun di lahan pembangunan  Medan Islamic Center. "Padahal uang penimbunannya ada," tegas Bobby.

Bobby mengaku, siap apabila di periksa mau pun dilaporkan ke Polrestabes atau pun Kejari Medan.

"Saya bilang jangan diberitain saja. Laporkan sajalah saya. Mau ke Pak Kajari, Kapolres, KPK, saya  siap saja. Karena saya rasa hal itu sangat salah dan beda," ucapnya.

Bobby mengakui ada tanah dari revitalisasi Lapangan Merdeka  yang diangkut ke Medan Labuhan ini.

"Memang ada sebagian tanah dari Lapangan Merdeka  yang kita buang ke sini. Tapi bukan untuk lahan Medan Islamic Center. Itu untuk parkir alat berat," tegasnya.

Bobby juga mengaku, untuk membangun Medan Islamic Center ini cukup berat rintangannya.

"Untuk membangun peradaban Islam ini tidak terlepas dari fitnah dan hal- hal yang dipandang tidak baik  bagi sebagian orang. Tapi, mudah-mudahan dengan doa para ayahanda (alim ulama) di acara ini, pembangunan ini akan berjalan lancar," katanya.

Usai memberikan sambutan, Bobby Nasution pun membunyikan lonceng tanda dibukanya pembangunan Medan Islamic Center dengan sistem proyek multiyears, yang diprediksi selesai pada tahun 2024 mendatang.

Beberapa waktu lamanya pengerjaan fisik pembangunan Medan Islamic Center membuat beberapa oknum menyebarkan informasi adanya dugaan korupsi dalam proyek tersebut.

Hal tersebut diduga, lantaran adanya informasi tanah galian yang ada di Lapangan Merdeka  diangkut ke pembangunan Medan Islamic Center. Informasi tersebut juga viral di sosial media beberapa waktu lalu.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved